Pasar Wonosegoro Segera Direvitalisasi

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sejumlah pasar tradisional di Boyolali terus direvitalisasi agar aktivitas perdagangan lebih kondusif. Rata-rata pasar tradisional di Boyolali sudah berusia cukup tua dan perlu peremajaan. Salah satu pasar tradisional yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan adalah Pasar Wonosegoro, di Desa/Kecamtan Wonosegoro.

Kabid Pengelolaan dan Pendapatan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Tubinu, Rabu (12/10) menjelaskan, revitalisasi Pasar Wonosegoro sudah dikerjakan sejak Agustus lalu dan direncanakan selesai pada Desember mendatang dengan anggaran dari APBD sebesar Rp3,4 miliar. 

Revitalisasi ini, kata Tubino perlu dilakukan karena kondisi pasar sudah rusak karena berusia uzur sehingga kurang representatif untuk transaksi. Sesuai dengan arahan Bupati Boyolali Seno Samodro, pasar tersebut akan dibuat satu lantai saja agar proses transaksi lebih mudah, namun mempunyai desain yang bagus dan menonjolkan potensi atau kearifan lokal masyarakat setempat.

"Proses pembangunan saat ini sudah hampir 40 persen. Pasar tersebut juga akan diberi ikon sesuai identitas kewilayahan, sebagaimana Pasar Klego yang mempunyai ikon tenggok raksasa di depan pasar." 

Selain Pasar Wonosegoro, sejumlah pasar tradisional di Boyolali yang direvitalisasi cukup banyak. Pasar yang sudah selesai pengerjaannya diantaranya adalah Pasar Sambi dan Klego. Sementara pasar yang saat ini sedang dalam proses revitalisasi ataupun sudah mulai dikerjakan diantaranya Pasar Selo, Cepogo, Pengging dan Pasar Hewan Sunggingan. (Gal)

BERITA REKOMENDASI