PDAM Tirta Merapi Klaten Raih Sejumlah Prestasi

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Sejumlah prestasi berhasil diraih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Merapi Kabupaten Klaten. Antara lain mendapat peringkat ketiga tingkat nasional dengan kinerja 3,95 kriteria sehat, untuk kategori jumlah pelanggan 20 ribu hingga 50 ribu sambungan.

“Jumlah pelanggan pada saat diaudit, 43 ribu lebih. Kalau sekarang posisi sudah 45 ribu,” kata Dirut PDAM Tirta Merapi Klaten, Irawan Margono, Rabu (22/1).

Selain itu juga mendapat apresiasi penghargaan sebagai BUMD taat terhadap kewajiban. Yakni dalam hal kewajiban pada propinsi untuk pembayaran air yang diambil.

PDAM Tirta Merapi Klaten juga mendapat penghargaan sebagai The Best BUMD, kategori perusahaan yang memberikan pelayanan secara baik, cepat dan tanggap, serta beberapa penghargaan lainya.

“Dari Bupati juga mendapat penghargaan atas kinerja yang dilakukan oleh PDAM. Saat hari wayang sedunia, kami dipanggil di alun-alun untuk menerima penghargaan. Terimakasih pada Ibu Bupati,” kata Irawan Margono.

Pada tahun 2019, PDAM Tirta Merapi berhasil memberikan kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Klaten sebesar Rp 2,9 miliar lebih.

Irawan Margono menyatakan perlu dukungan dari komisi 2 DPRD selaku partnership kerja. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai prestasi tersebut. Yakni sejak 2015 menekankan sumberdaya manusia (SDM) berkualitas. Peningkatan SDM dilakukan melalui berbagai pelatihan. Selain itu, dalam setiap coffee morning, apel maupun rapat koordinasi selalu disampaikan pentingnya pelayanan prima, target, bekerja keras, taat aturan, berpedoman SOP, taat atasan, loyal pada pelanggan, pada pimpinan,dan pada kantor.

“Filosofi saya, punya kantor bagus, tapi kalau SDM tidak bagus tidak ada artinya. Meskipun kita berkantor di pinggir jalan atau dibawah pohonpun, kalau SDM kuat kita bisa bekerja dengan maksimal,” Dirut PDAM.

Dari survey kepuasan pelanggan, hampir 90 persen masyarakat menyatakan puas dengan tarif yang belaku sekarang ini. Layanan PDAM Tirta Merapi sudah mencakup 20 kecamatan. Beberapa kecamatan yang belum terjangkau adalah Wonosari, Karangdowo, Juwiring, Manisrenggo, Bayat, dan Trucuk.

Prosentase palayanan di kota sudah sekitar 80 persen lebih, untuk pedesaan masih sekitar 18 persen. Tahun 2020 ditargetkan bisa memberikan pelayanan di Kecamatan Karangdowo. Program sudah diajukan ke Bagian Perekonomian, sehingga diharapkan pada aggaran perubahan nanti ada penyertaan modal untuk masyarakat Karangdowo tersebut. Air PDAM Tirta Merapi berasal dari sumber mata air, dan 10 sumur dalam, dengan total debit sekitar 500 liter per detik.(Sit)

 

BERITA REKOMENDASI