PDIP Beri Rekomendasi Sri Mulyani Maju Pilkada Klaten

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Bapati Klaten Sri Mulyani bersyukur mendapat lampu hijau dari DPP PDIP terkait pencalonan dirinya sebagai calon bupati (cabup) Klaten. Selanjutnya Sri Mulyani tancap gas mengajak pendukungnya merapatkan barisan untuk kemenangan Pilkada 2020.

“Rekomendasi (cabup), Alhamdulillah, saya Sri Mulyani selaku ketua DPC PDIP Klaten dan selaku bupati petahana diberikan oleh ibu ketua umum (Megawati) amanah untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Klaten,” ujar Sri Mulyani, Selasa (18/02/2020).

Menurutnya, DPP PDIP mempunyai pertimbangan memberikan rekomendasi kepada kader-kadernya. Survei internal dan prestasi tentunya menjadi poin penting salah satu bahan pertimbangan DPP PDIP.

“Saya selaku ketua partai dan juga petahana, saya selama empat tahun memimpin Kabupaten Klaten, Alhamdulillah, banyak peningkatan dan memuaskan. Sehingga DPP PDIP memiliki kebijakan untuk memberikan rekomendasi kepada saya kembali,” ujarnya.

Ditanya terkait siapa yang akan mendampingi dirinya di posisi calon wakil bupati (cawabup), Sri Mulyani enggan berkomentar. Menurutnya, akan diumumkan jika sudah mengantongi surat rekomendasi sebagai pasangan cabup dan cawabup.

“Cawabupnya besuk saja, nanti setelah saya pulang dari DPP PDIP saya kasih tahu. Harapan saya dengan diturunkan rekomendasi, semuanya yang mencalonkan baik itu cabup atau cawabup, khususnya cawabup karena banyak, kalau itu dari internal PDIP maka harus kembali ke kandang memenangkan siapa saja yang direkomendasikan,” ujar Sri Mulyani.

Informasi yang dihimpun, DPP PDIP telah memanggil sejumlah kandidat dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sedangkan dari Kabupaten Klaten, nama-nama yang dipanggil DPP PDIP adalah pasangan Sri Mulyani – Aris Prabowo.

Aris Prabowo merupakan kader PDIP yang pernah menjadi anggota DPRD Klaten Periode 2014 – 2019. Ia menjadi salah satu dari sekian orang yang ikut mendaftarkan diri dalam bursa bakal cawabup Klaten dari PDIP.

Meski telah dipanggil DPP PDIP bersama Sri Mulyani terkait rekomendasi, namun Aris Prabowo masih enggan memberikan keterangan kepada awak media. “Masih menunggu,” ujarnya singkat. (Lia)

BERITA TERKAIT