PDIP Sukoharjo Minta Pelaku Perusakan Baliho Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – DPC PDIP Sukoharjo resmi melaporkan kasus dugaan perusakan baliho pasangan Etik Suryani-Agus Santosa (EA) tampil dalam Pilkada 2020 ke Polres Sukoharjo, Rabu (29/07/2020). Usai pelaporan, DPC PDIP Sukoharjo meminta Polres Sukoharjo segera mengusut kasus dan menangkap pelaku. DPC PDIP Sukoharjo meminta kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan untuk tenang karena kasus sudah diserahkan penanganannya ke polisi.

Bendahara DPC PDIP Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, pelaporan kasus dugaan perusakan baliho EA dilakukan oleh jajaran pengurus DPC PDIP Sukoharjo dan perwakilan pengurus PAC. Pelaporan ke polisi sengaja dilakukan DPC PDIP Sukoharjo sebagai bentuk sikap tegas sekaligus pemberian efek jera kepada oknum pelaku.

Wawan menjelaskan, temuan baliho EA yang rusak tersebut berada di wilayah Kecamatan Sukoharjo, Kecamatan Baki, Kecamatan Kartasura, Kecamatan Tawangsari, Kecamatan Grogol dan Kecamatan Nguter. DPC PDIP Sukoharjo sudah meminta kepada seluruh jajaran pengurus, kader dan simpatisan untuk melakukan pendataan kerusakan baliho EA. Selain itu juga pengawasan agar kasus perusakan tidak lagi terjadi.

“DPC PDIP Sukoharjo secara resmi sudah melaporkan dugaan perusakan baliho EA ke Polres Sukoharjo. Kami minta kasus segera diusut tuntas dan pelaku ditangkap,” ujarnya.

DPC PDIP Sukoharjo meminta kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan untuk tenang karena kasus sudah diserahkan penanganannya ke polisi. Selain itu para pengurus, kader dan simpatisan juga diminta tidak terpancing dan terprovokasi atas kejadian perusakan baliho EA.

“Tetap jaga kondusifitas Sukoharjo. Penanganan kasus tetap jalan, biarkan polisi yang sepenuhnya menangani,” lanjutnya.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho mengatakan, Polres Sukoharjo sudah menerima laporan dari DPC PDIP Sukoharjo terkait dugaan perusakan baliho EA. Selanjutnya, Polres Sukoharjo akan melakukan sejumlah langkah seperti meminta keterangan dan gelar perkara. “Sudah ada laporan masuk, nanti akan ditangani,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI