Pedagang Pasar Carikan Diminta Kosongkan Lahan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pedagang Pasar Carikan, Sukoharjo diminta segera menempati pasar darurat dan meninggalkan atau mengosongkan lahan pasar lama maksimal, Kamis (18/7) karena Pemkab Sukoharjo akan melaksanakan pembangunan pasar tradisional tersebut. Letak pasar darurat yang akan ditempati pedagang tidak jauh dari pasar lama.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Rabu (17/7) mengatakan, para pedagang Pasar Carikan, Sukoharjo sudah mendapatkan sosialisasi dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan. Termasuk didalamnya mengenai waktu pindah ke pasar darurat. Pemindahan wajib dilakukan pedagang mengingat pelaksanaan pembangunan pasar akan dikerjakan tidak lama lagi.

Lokasi pasar darurat sudah ditentukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo di bekas bangunan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sukoharjo. Jaraknya hanya 200 meter dari pasar lama dan sudah mendapat kesepakatan semua pedagang.

Proses pindah pedagang dari pasar lama ke pasar darurat sudah diterapkan sejak beberapa hari lalu. Batas waktu maksimal sudah ditentukan oleh petugas pada Kamis (18/7). Karena itu petugas meminta kepada semua pedagang untuk mematuhi aturan. Apabila tidak maka akan mengganggu pelaksanaan pembangunan.

"Lahan di Pasar Carikan harus dikosongkan maksimal 18 Juli dan pada saat itu pedagang harus sudah pindah ke pasar darurat. Sebab pasar lama segera dibangun dan sekarang sudah proses lelang," ujarnya.

Proses pembangunan Pasar Carikan, Sukoharjo diperkirakan pada Juli ini dan ditarget selesai akhir tahun 2019. Pemkab Sukoharjo sudah menyediakan dana sebesar Rp 2,5 miliar melalui APBD 2019. 

Pasar Carikan, Sukoharjo dibangun satu lantai saja atau tidak tingkat. Nantinya semua kios akan menghadap ke depan jalan raya untuk memudahkan akses pembeli. Selain itu juga upaya meramaikan pasar agar tidak sepi. Sedangkan pada bagian tengah dibuat konsep terbuka untuk menampung pedagang los. (Mam)

BERITA REKOMENDASI