Pegawai Kejari Sukoharjo Ikut Tes HIV/AIDS

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo mengikuti tes HIV/AIDS dan narkoba. Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo. Kegiatan digelar untuk melihat semua kondisi kesehatan para pegawai.

Kepala Kejari Sukoharjo, Tatang Agus Volleyantono, Kamis (1/8) mengatakan, kegiatan digelar wajib diikuti oleh semua pegawai Kejari Sukoharjo tanpa terkecuali. Tes kesehatan sudah rutin dilaksanakan oleh Kejari Sukoharjo. Namun pada kesempatan kali ini dilakukan berbeda karena pegawai juga wajib mengikuti tes HIV/AIDS dan narkoba.

Tes HIV/AIDS dan narkoba digelar mendadak oleh Kejari Sukoharjo dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo. Satu persatu pegawai Kejari Sukoharjo mendaftar dan mengikuti serangkaian kegiatan pemeriksaan. Mereka terlebih dahulu akan dicek kondisi kesehatannya baru kemudian mengikuti tes HIV/AIDS dan narkoba.

"Pada dasarnya Kejari Sukoharjo menggelar medical checkup terhadap semua pegawai. Namun kali ini berbeda karena juga dilaksanakan tes HIV/AIDS dan narkoba," ujarnya.

Kejari Sukoharjo sengaja menggelar tes HIV/AIDS dan narkoba karena sudah menjadi masalah nasional dan menjadi perhatian pemerintah. Bahkan karena ancaman yang besar membuat pemerintah gencar melakukan pemberantasan terhadap peredaran narkoba.

Dengan adanya tes HIV/AIDS dan narkoba diharapkan bisa membuat para pegawai Kejari Sukoharjo berpikir ulang menggunakannya. Mereka semua diminta untuk menjauhi dan bahkan ikut terlibat dalam pemberantasannya.

Tatang berharap tidak ada pegawainya yang terlibat dengan narkoba, meski begitu upaya preventif tetap dilakukan. Salah satunya dengan memperbanyak kegiatan tes atau pemeriksaan kesehatan pegawai. "Tes ini sangat bagus untuk membuktikan pegawai Kejari tidak ada yang menggunakan narkoba, selain itu juga memberikan contoh pada masyarakat untuk berperilaku sehat," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI