Pelaku Arisan Fiktif Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – TR (29) warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo pelaku arisan fiktif ditangkap petugas Polres Sukoharjo saat dalam perjalanan di jalan di wilayah Desa Banaran, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Arisan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah. Nilai kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Gede Yoga Sanjaya, Rabu (28/08/2019) mengatakan, penangkapan terhadap TR dilakukan setelah ada laporan sebagai buron pelaku penipuan arisan fiktif. Penangkapan dilakukan Polres Sukoharjo setelah sebelumnya ada upaya serupa dari Polresta Solo. Selain itu Polres Sukoharjo juga menerima laporan dari salah satu korban.

TR sendiri ditangkap karena melakukan penggelapan uang arisan dari anggotanya yang berjumlah hingga puluhan orang. Modus pelaku yakni dengan membuka arisan fiktif. Salah satu anggota yang menjadi korban arisan fiktif berasal dari Sukoharjo. Korban menderita kerugian sekitar Rp 149 juta.

Petugas Polres Sukoharjo setelah cukup lama melakukan penyelidikan akhirnya mengetahui keberadaan pelaku TR. Penangkapan akhirnya dilakukan terhadap TR saat dalam perjalanan bersama temannya di wilayah Desa Banaran, Kecamatan Grogol.

Saat penangkapan dilakukan TR tidak bisa berkutik dan langsung dibawa petugas. Polres Sukoharjo masih terus melakukan pemeriksaan terhadap TR. "TR masih terus dilakukan pemeriksaan dengan dimintai keterangan oleh penyidik," ujarnya.

Hasil pemeriksaan diketahui pelaku TR saat menjalankan aksi kejahatannya sengaja membuat kelompok arisan fiktif melalui aplikasi jejaring sosial. TR mengandalkan kenalannya agar bersedia menjadi anggota. Akhirnya ada puluhan orang ikut dalam arisan tersebut. Kecurangan terjadi saat proses undian dilakukan justru TR menghilang dan membawa kabur uang dari para anggota.

Kejadian tersebut membuat kaget anggota arisan dan meminta pertanggungjawaban TR. Namun usaha tersebut gagal karena TR sudah tidak bisa dihubungi melalui telpon dan alat komunikasi lainnya. Selain itu TR juga sulit ditemui para korban karena sudah melarikan diri. Anggota sekaligus korban arisan fiktif kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan, benar ada penangkapan pelaku arisan fiktif di wilayah Desa Banaran, Kecamatan Grogol. Meski penangkapan dilakukan di Sukoharjo namun sebagian besar korban anggota arisan fiktif berasal dari Kota Solo. "TR masih dimintai keterangan penyidik. Nanti saja tunggu pemeriksaan dan hasilnya akan kami sampaikan," ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI