Pelaku Bunuh Satu Keluarga Gunakan Pisau Dapur

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga warga Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki di halaman Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/08/2020). Rekontruksi dilakukan setelah polisi memastikan pelaku pembunuhan tunggal Henry Taryatmo (41) warga Kecamatan Baki. Total ada 51 adegan diperagakan pelaku disaksikan penyidik dan pihak terkait.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, mengatakan, rekonstruksi dilakukan Polres Sukoharjo di halaman Mapolres Sukoharjo demi keamanan. Sebab rencana semula rekonstruksi akan digelar di rumah korban atau tempat kejadian perkara. Rekonstruksi dilakukan terhadap kasus pembunuhan satu keluarga warga Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki dengan korban empat orang terdiri dari suami, isteri dan dua orang anak.

Keempat korban yakni, Suranto (43), Sri Handayani (36), Rafael Refalino (10) dan Dinar Alvin (6). Sedangkan pelaku tunggal yakni Henry Taryatmo. Korban merupakan pengusaha rental mobil memiliki hubungan kedekatan dengan pelaku. Sebab Suranto dan Henry Taryatmo merupakan teman sekolah. Selain itu Henry Taryatmo juga sopir dari rental mobil yang dimiliki korban.

“Rekonstruksi kasus pembunuhan Duwet, Baki ini dilakukan untuk melengkapi pemberkasan. Rekonstruksi digelar di halaman Mapolres Sukoharjo karena alasan keamanan dan dijaga ketat anggota,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, dalam pemeriksaan total ada 51 adegan dilakukan pelaku saat membunuh korban. Penyidik kemudian melakukan rekonstruksi untuk melihat secara langsung adegan dari pelaku.

Rekonstruksi diawali dari adegan pelaku sekitar pukul 01.00 WIB pada Rabu (19/08/2020) datang ke rumah korban. Pada saat itu kondisi rumah korban keadaan sepi dan pintu rumah tertutup rapat. Isteri korban, Sri Handayani kemudian keluar rumah membukakan pintu pada pelaku.

Pelaku datang pada dinihari karena sudah terbiasa mengakses rumah korban. Saat datang pelaku beralasan akan mengembalikan mobil dan menyerahkan uang setoran rental mobil sebesar Rp 250 ribu pada korban.

BERITA REKOMENDASI