Pelaku Industri Kecil Menengah di Boyolali Dapat Bantuan Vaksin dari Kemenperin

Editor: Ary B Prass

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah bersama Kementerian Perindustrian,Rabu(13/10/2021) pagi menggelar program vaksinasi di sentral Industri Kecil Menengah (IKM) Funitur di Desa Manggung, Ngemplak.
Plt Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian, Reni Yanita mengatakan, setelah para pekerja sudah mengikuti vaksinasi,diharapkan industri funiture kembali mengeliat dan perekonomian masyarakat kembali normal. Menurutnya,setelah mengikuti vaksinasi warga juga harus tetap prokes.
“Dimasa pandemi tahun ini, kita ketahui ada sejumlah usaha IKM yang mengalami tutup dan menurun produksinya. Namun, sepertinya saat ini sudah mulai mengalami peningkatan,”katanya saat mengunjungi vaksinasi di Desa Manggung, Ngemplak, Boyolali.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali Karseno mengatakan, sebanyak 1000 vaksin dosis pertama diberikan kepada para pekerja IKM, warga desa Manggung serta warga disekitarnya.
“Vaksin ini untuk para pekerja IKM, warga Manggung. Tapi kalau ada warga dari luar Manggung pun dilayani,”katanya kepada wartawan.
Karseno meminta, masyarakat yang sudah mengikuti vaksin harus tetap menjaga protokol kesehatan. Ia berharap, setelah melakukan vaksin nanti masyarakat tetap sehat dan dapat melakukan aktivitas seperti semula.
“Kalau yang sudah divaksin nanti juga harus mentaati prokes dan kami berharap masyarakat di Manggung tetap sehat dan dapat melakukan aktivitas seperti semula jauh dari virus corona,”ujar dia.
Sementara itu,Kepala Desa Manggung, Muh Marsono mengatakan, bahwa capaian vaksinasi sudah mencapai 60 persen, apalagi vaksinasi ini ditambah 1000 dosis tentu semakin bertambah.
“Jadi bertambahnya 1000 vaksin ini tentunya semua warga disini mendapat jatah vaksin semua. Dan saat ini 300 warga sudah  datang mengikuti vaksin,”katanya.
Dari jumlah warga sebanyak 6.680, kata dia, 60 persen sudah mengikuti vaksin. “Ya,  semua tenaga kerja di IKM ini sudah ikut vaksin, namun warga diluar Manggung juga boleh mengikuti vaksinasi,”ujar dia. (M-2)

BERITA REKOMENDASI