Pelaku Penggelapan Tewas Dianiaya Tahanan

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Polres Klaten Sabtu (06/11/2020) melakukan rekonstruksi sebanyak 39 adegan terkait kasus meninggalnya salah satu tahanan Ali Mahbub (28) akibat dianiaya oleh tahanan lainya. Ali Mahbub meninggal Selasa (27/11/2020), dan sempat dirawat beberapa saat di RS.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rhitas Hasibuan mengemukakan, rekonstruksi dilakukan untuk menguji kebenaran keterangan para tersangka dan saksi terkait dengan perbuatan yang mereka lakukan saat kejadian penganiayaan terhadap Ali Mahbub.

“Kami juga menyamakan persepsi terkait penanganan ini dengan pihak jaksa penuntut umum. Untuk rekonstruksi ini kami rencananya melakukan 39 adegan. Perkembangan nanti ada yang sesuai atau tidak atau ditambahkan kita melihat pada saat pelaksanaan,” kata Kasat Reskrim.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, dari hasil otopsi ditemukan banyak luka akibat benda tumpul di bagian tubuh korban, baik luka luar maupun luka dalam. Rekonstruksi melibatkan 10 orang tersangka dan tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah.

Motif penganiayaan sementara diduga untuk memberi pelajaran pada tahanan baru tersebut agar menghormai tahanan yang sudah lama. Namun demikian para pelaku tidak memperhitungkan bahwa akan berakibat fatal hingga korban meninggal. “Almarhum sebelumnya tahanan di Polsek Wonosari, lalu saat tahap dua dari Kejaksaan dititipkan di Polres.

Pemukulan terhadap korban dilakukan mulai pada adegan ke tujuh. Dari sepuluh tersangka peranya berbeda, ada yang memukul sekali hingga 11 kali. Pemukulan dilakukan di dalam sel tahanan, di lorong dan di kamar mandi belakang.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Klaten Adi Nugraha mengemukakan, pihaknya diundang oleh Polres Klaten untuk mengikuti rekonstruski terkait penganiayaan. Surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) baru diterima tanggal 3 Nopember 2020. Terdiri 2 SPDP dengan jumlah tersangka 10 orang.

Hasil rekonstruksi nantinya akan dilampirkan dalam berkas perkara, diserahkan pada kejaksaan. Setelah lengkap akan dilimpahkan ke Pengadilan untuk sidangkan.

Korban Ali Mahbub adalah tersangka dalam kasus penggelapan/penipuan sepdamotor. Ali Mahbub adalah karyawan sebuah koperasi, yang mendapat fasilitas sepedamotor, tetapi oleh korban sepedamotor digadaikan.

Yuli Peristiyanto SH, Samuji SH dan I Gede Sukadenawa Putra SH kuasa hukum dari Ny Septiani (istri almarhum) mengatakan keluarga almarhum memang mendapat santunan atau tali asih dari Polres Klaten Rp 5 juta dan dari Kejaksaan Rp 2,5 juta. Namun demikian, pihaknya mempertanyakan untuk kelanjutkan masa depan anak-anak korban yang berjumlah empat orang yang semuanya masih balita. (Sit)

BERITA REKOMENDASI