Pelaku UMKM Dapat Layanan dari BKK Boyolali

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Untuk mempermudah layanan terhadap masyarakat pelaku UMKM yang melakukan kegiatan pada malam hari. PT BPR BKK Boyolali pada 2022 nanti bakal membuka gerai layanan pada malam hari di Alun alun Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

“Kami sudah melakukan surve dilokasi, ternyata benar di alun alun tersebut banyak pelaku UMKM pada malam hari. Jadi kami rencanakan pada 2022 nanti,” kata Direktur Utama PT BPR BKK Boyolali Kuwat Wiyono kepada wartawan, Rabu(17/11/2021) pagi usai melakukan gebyar undian simpanan di aula PT BPR BBK setempat.

Ia mengatakan, rencana dibukanya layanan pada malam hari di alun alun tersebut baru kali pertama di wilayah Soloraya. “Nanti prakteknya buka dari pukul 18.00 hingga pukul 21.00 WIB malam. Ya, untuk di wilayah Soloraya nanti baru pertama kali,” ujarnya.

Kuwat mengatakan, untuk memotivasi masyarakat agar gemar menabung, PT BPR BKK Boyolali melakukan pengundian hadiah dalam satu tahun dilaksanakan dua kali. Diawal tahun hadiah utama sejumlah sepeda motor, namun saat ini hadia utama sebuah mobil Brio.

“Hadiah hadiah tersebut untuk memberikan motivasi kepada para nasabah serta masyarakat Boyolali agar gemar menabung. Kali ini kami sediakan mobil Brio,” jelasnya.

Dikataknya, di BPR BKK Boyolali juga memiliki tabungan arisan. Tabungan arisan tersebut kini mencapai sekitar 9 ribu nasabah.

“Kalau tabungan arisan ini setiap tiga bulanya kami undi, dan juga ada bonus bonus tertentu. Bagi mereka yang sudah dapat undian, mereka tidak perlu ikut nabung lagi,” kata dia.

Kuwat menambahkan, jumlah nasabah di tahun ini(2021) terdapat 43.208 nasabah, namun pada masa pandemi covid 19 ini jumlah nasabah mengalami penurunan. Sementara pada tahun sebelumnya (2020) terdapat 40.611 nasabah.

“Di masa pandemi ini memang ada penurunan. Tapi penurunan ini saya anggap hal yang wajar, sebab, ditempat lain juga mengalami hal yang sama. Ya, turun tersebut pada tabungan dan kridit, turun hanya sekitar 2 persen saja,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya marketing digital tersebut pada 2022 nanti ada peningkatan nasabah. ” Ya, sekarang kan eranya digital, kami berharap dengan marketing digital tersebut pada tahun 2022 nanti mengalami peningkatan nasabah,”pungkasnya. (M-2)

BERITA REKOMENDASI