Pelanggar Prokes di Pasar Tradisional Didominasi Pengunjung

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pelaku pelanggaran protokol kesehatan tidak memakai masker di pasar tradisional didominasi pengunjung. Hal itu menjadi temuan dan evaluasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo. Petugas akan memaksimalkan pencegahan dengan memperketat pengawasan dan patroli keliling pasar.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Selasa (10/11/2020), mengatakan, sudah melakukan evaluasi bersama lurah pasar terkait perkembangan kondisi pandemi virus corona dan nasib pedagang. Temuan didapati dengan masih banyaknya pengunjung melakukan pelanggaran protokol kesehatan dengan tidak memakai masker atau memakai masker namun tidak sempurna.

Temuan pelanggaran tersebut sering didapati petugas saat pengunjung akan memasuki pasar tradisional. Petugas jaga langsung memberikan teguran agar menerapkan protokol kesehatan.

“Pedagang sudah tertib dan pelanggaran protokol kesehatan di pasar tradisional didominasi pengunjung. Kami perketat pengawasan dengan menempatkan petugas jaga dan patroli keliling pasar,” ujarnya.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo sejak awal sudah meminta kepada semua pedagang untuk tertib mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi penularan virus corona di pasar tradisional. Apabila sampai terjadi maka dikhawatirkan berdampak besar bagi pedagang seperti penutupan pasar.

“Jangan sampai pasar tradisional ditutup karena ada temuan penularan virus corona. Jadi baik pedagang, pengunjung atau semua orang yang akan keluar masuk pasar tradisional wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI