Pembangunan Jembatan Lengking Molor, Rekanan Terancam Didenda

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pembangunan Jembatan Lengking di Desa Lengking, Kecamatan Bulu kemungkinan besar tidak bisa diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak kerja 15 Desember. Sampai sekarang rekanan masih melakukan pengerjaan. Rekanan terancam akan dikenakan sanksi berupa denda dan diberi waktu maksimal sampai akhir Desember untuk menyelesaikan pengerjaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji, Jumat (15/12/2017) mengatakan, pembangunan Jembatan Lengking belum selesai. Rekanan masih melakukan pengerjaan berupa pemasangan rangka baja jembatan.

Pengerjaan sekarang baru masuk segmen enam dari total 11 segmen. Sisa lima segmen akan segera diselesaikan pihak rekanan secepatnya. Rekanan hanya memiliki sisa waktu satu hari sampai batas maksimal kontrak kerja 15 Desember.

"Pembangunan masih terus dikerjakan rekanan. Sisa waktu yang ada memang sangat mepet. Kalau nanti pengerjaan belum selesai maka masih diberi waktu maksimal sampai akhir Desember dan tentunya ada resiko yang harus ditanggung yakni berupa sanksi denda,” ujar Suraji.

Denda akan dikenakan kepada rekanan mulai berlaku terhitung 16 Desember atau satu hari setelah batas waktu kontrak kerja 15 Desember. Denda diberikan sampai pengerjaan pembangunan diselesaikan pihak rekanan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo masih memberi kesempatan pada rekanan. Sebab sisa pengerjaan lima segmen pemasangan rangka jembatan bisa diselesaikan rekanan sampai akhir Desember.

"Sampai akhir Desember 2017 pembangunan jembatan harus sudah selesai semua dan rekanan tentunya tetap harus bayar denda,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo sendiri sengaja membangun Jembatan Lengking sebagai fasilitas umum masyarakat. Jembatan Lengking menghubungkan antara Desa Lengking, Kecamatan Bulu dengan Desa Tanjung, Kecamatan Nguter.

Sebelum dibangunkan jembatan permanen, warga disana menggunakan jembatan bambu dan getek bambu untuk menyeberangi sungai. “Proses pembangunan Jembatan Lengkin terkendala cuaca karena sering hujan,” lanjutnya.

Salah satu pekerja pembangunan Jembatan Lengking Kasmari mengatakan, pembangunan masih dikerjakan. Bahkan pengerjaanya terus dilembur sampai malam hari. “Kendala pembangunan memang karena sering hujan,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI