Pembangunan Masjid Agung Sukoharjo Terus Dikebut

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Tersisa tinggal empat hari sampai batas akhir 17 Desember untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo. Proyek sebesar Rp 30,8 miliar harus diselesaikan rekanan sesuai kontrak kerja. Apabila tidak maka dipastikan akan dikenakan denda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Rabu (13/12/2017) mengatakan, tim gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sukoharjo sudah melakukan pengecekan dengan mendatangi langsung lokasi pembangunan Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo. Hasilnya memang pelaksanaan pembangunan belum selesai 100 persen.

Rekanan masih memiliki waktu pengerjaan sesuai kontrak kerja maksimal 17 Desember. Agus Santosa mengatakan, dilihat secara kasat mata dari luar memang diketahui masih banyak pengerjaan belum selesai. Namun setelah melakukan komunikasi dengan rekanan mereka menyatakan sanggup menyelesaikan sesuai batas waktu kontrak kerja 17 Desember.

“Laporan yang masuk pengerjaan pembangunan Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo baru tergarap 82 persen. Batas waktu sampai 17 Desember dan pihak rekanan menyanggupi bisa selesai. Kita lihat saja nanti,” ujar Agus Santosa.

Rekanan masih memiliki kewajiban menyelesaikan sisa 18 persen pembangunan dalam waktu sekitar empat hari kedepan. Rekanan juga menjamin pengerjaan akan dikerjakan 24 jam penuh untuk mengejar kekurangan.

“Butuh langkah luar biasa untuk menyelesaikan pembangunan apalagi waktunya sangat mepet. Tidak hanya butuh pengerjaan 24 jam tapi juga tambahan pekerja,” lanjutnya.

Salah satu bangunan yang menjadi sorotan karena belum selesai yakni berkaitan dengan menara masjid. Sebab pengerjaanya butuh ketelitian karena sangat rumit. Selain itu dalam pengerjaanya juga ada kendala karena sering turun hujan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji mengatakan, pada awalnya kontrak kerja sampai 3 Desember. Namun kemudian diperpanjang menjadi 17 Desember setelah dalam perjalanan pembangunan ada tambahan pekerjaan. Rekanan mendapat tambahan waktu selama 14 hari.

“Tambahan waktu batas akhir penyelesaian pembangunan sampai 17 Desember. Setelah melewati itu jelas ada denda,” ujarnya.

Manajer proyek pembangunan Masjid Agung Baiturrahmah Sukoharjo Priyatno mengatakan, pihaknya optimis pengerjaan pembangunan selesai sesuai batas waktu kontrak kerja. Sebab pengerjaan masih terus dilakukan 24 jam penuh. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI