Pembebasan Lahan Proyek JLT Ditarget Selesai Tahun Ini

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pembayaran pembebasan lahan untuk pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT) diharapkan selesai tahun 2021 ini. Ada sekitar 60 persen pemilik lahan belum menerima pembayaran karena terkendala pemberkasan masih kurang.

Total anggaran yang disediakan Pemkab Sukoharjo sebesar Rp 100 miliar. Pembebasan lahan menjadi program untuk segera diselesaikan dan tahap selanjutnya pembangunan akan dilaksanakan tahun 2022 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo mengatakan, secara teknis ada sebanyak 481 bidang tanah terdampak proyek pembangunan JLT. Tanah tersebut status milik warga, kas desa, jalan dan bidang lainnya seperti milik Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS). Khusus untuk tanah milik BBWSBS tersebut berupa tanggul, talud atau aliran sungai.

Dilihat dari letak tanah terkena proyek pembangunan JLT berada di lima desa di dua kecamatan. Rinciannya di Desa Plesan dan Desa Celep Kecamatan Nguter, sedangkan tiga desa lainnya di Desa Manisharjo Desa Mojorejo dan Desa Bendosari Kecamatan Bendosari.

Total panjang jalan sekitar 5,9 kilometer dan lebar jalan 19 meter. Namun pada beberapa titik lebar jalan mencapai hingga kisaran 20-24 meter karena berada di tebing atau bidang miring.

BERITA REKOMENDASI