Pembentukan KKB Disetiap Kecamatan Terus Ditambah

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KKB) di Sukoharjo selama setahun kedepan ditargetkan bertambah disejumlah desa dan kelurahan. Pada Tahun 2017 lalu baru terbentuk 14 KKB, sedangkan awal Tahun 2018 tambah satu dengan total sekarang 15 KKB.

Terakhir pembentukan KKB dilakukan di Dukuh Bulak, Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban. Pemkab Sukoharjo pada Tahun 2018 juga pasang target penambahan jumlah peserta KB pria (MOP) atau vaksektomi sebanyak 100 orang. Pada Tahun 2017 lalu dari target 21 orang mampu direalisasikan 88 orang.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sukoharjo Proboningsih Dwi Danarti, Kamis (15/02/2018) mengatakan, pada tahun 2017 fokus pertama hanya pembentukan KKB disetiap kecamatan masing masing satu desa dan kelurahan. Selanjutnya akan diteruskan pada Tahun 2018 dengan menambah pembentukan KKB minimal dua atau tiga disetiap kecamatan.

Pembentukan tersebut membutuhkan kesadaran dan kesiapan dari masing masing para camat, kepala desa dan kelurahan. Pemkab Sukoharjo akan mendorong pembentukan KKB sebagai bagian dari peningkatan program KB.

"Selama setahun kedepan di Tahun 2018 akan terus dilakukan penambahan KKB. Di setiap kecamatan nanti diharapkan minimal sudah ada dua atau tiga KKB. Sekarang baru hanya ada satu,” ujar Proboningsih.

Target lainnya yakni menambah jumlah akseptor MOP minimal 100 orang sampai akhir Tahun 2018. Jumlah tersebut sudah melalui perhitungan, karena pada tahun 2017 mampu direalisasikan sebanyak 88 orang.

"Kesadaran masyarakat untuk ikut KB MOP meningkat. Keberhasilan tahun lalu juga berkat kerja keras semua pihak. Tahun ini diharapkan keberhasilan kembali terulang,” lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, pembentukan KKB di Dukuh Bulak, Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban merupakan ke-15 di Sukoharjo. Pembentukan tersebut diharapkan juga diikuti oleh desa, kelurahan dan kecamatan lainnya.

Selama setahun kedepan diharapkan ada penambahan pembentukan KKB lagi. Bupati mengatakan, pembentukan KKB disetiap desa dan kelurahan sangat penting, tidak hanya bagi pemerintah namun juga masyarakat itu sendiri.

“Dengan pengendalian jumlah penduduk maka dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualiat. Masyarakat disatu desa atau kelurahan sendiri juga maju. Sebab pemerintah memberikan bantuan dan program cukup banyak disana,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI