Pembuang Bayi Tewas Dalam Kardus Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo menangkap E (20) warga Desa Pondok, Kecamatan Nguter seorang perempuan pembuang mayat bayi berjenis kelamin laki-laki. Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 338 KUHP dan pasal 308 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Jumat (03/12/2021) mengatakan, kronologis kejadian bermula pada awal Agustus 2020 pelaku E kenal dengan seorang laki-laki bernama Diki Wahyu Nur Alim (21) sama-sama bekerja disebuah pabrik di wilayah Kecamatan Grogol. Pada 12 September 2020 ia dan laki-laki yang dikenalnya itu berpacaran.

Keduanya kemudian melakukan hubungan suami istri sebanyak empat kali di hotel di Tawangmangu Karanganyar. Pada bulan Maret 2021 ia merasakan tidak datang bulan. Wanita ini kemudian membeli alat tes kehamilan di apotek di wilayah Gamping Joho Sukoharjo dan hasilnya positif.

”E kemudian memberitahu kabar kehamilannya pada Diki, namun laki-laki yang jadi pacarnya tersebut tidak mau bertanggungjawab. Diki setelah menerima kabar kehamilan pelaku lantas memilih pergi keluar daerah dan meninggalkannya,” jelasnya.

Kehamilan tersebut tetap dipertahankan pelaku E. Pada 27 November 2021 sekitar pukul 08.00 WIB ia merasakan kontraksi namun saat itu ditahan. Sekitar pukul 10.00 WIB pelaku E melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki, usai melahirkan ia tiduran hingga pukul 17.00 WIB.

Pada hari Minggu 28 November 2021 sekitar pukul 05.30 WIB ia membuang bayi yang baru saja dilahirkan dengan cara memasukan dalam kardus. Pelaku membuangnya dengan meletakan di bawah pohon pisang di belakang rumahnya.

”Bayi dalam kardus yang sudah meninggal tersebut kemudian ditemukan warga. Polres Sukoharjo yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dengan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan saksi,” imbuhnya.

Hasilnya pada Rabu 1 Desember 2021 sekitar pukul 23.30 WIB anggota Resmob Polres Sukoharjo berhasil mengamankan pelaku di rumah orangtuanya. Pemeriksaan kemudian dilakukan dan diketahui pelaku mengakui perbuatannya.

Selain menangkap pelaku, Polres Sukoharjo juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu buah karpet warna pink, satu buah bantal warna kuning dengan bercak darah. (Mam)

BERITA REKOMENDASI