Pemilu 2019, Pemilih di Sukoharjo Turun 1.161 Orang

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Jumlah pemilih pada pemilu serentak tahun 2019 di Sukoharjo mengalami penurunan sebanyak 1.161 orang. Data terakhir sesuai pada hasil Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan diketahui ada sebanyak 662.230 orang dari sebelumnya 663.391 orang.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo Ahmad Muladi, Kamis (13/9/2018) mengatakan, DPT hasil perbaikan pemilu 2019 sudah diplenokan. Data terakhir tersebut akan dijadikan patokan pada penyelenggaraan pemilu tahun depan. Dari data terakhir diketahui ada penurunan jumlah pemilih cukup signifikan. Penurunan tersebut diketahui setelah petugas melakukan sejumlah proses pendataan sampai verifikasi pengecekan lapangan.

Beberapa penyebab terjadinya penurunan data pemilih pemilu 2019 karena meninggal dunia, pindah rumah dan lainnya. Petugas sudah memastikan kondisi data terakhir dan diputuskan dalam rapat bersama.

Data dalam DPT pemilu 2019 dari KPU Sukoharjo diketahui untuk pemilih laki laki ada 328.230 orang dan perempuan 334.000 orang.

"DPT pemilu 2019 sudah ditetapkan dan ada penurunan jumlah pemilih karena faktor meninggal dunia dan pindah domisili," ujar Ahmad Muladi.

KPU Sukoharjo masih berpegangan pada data pemilih sekarang hasil perbaikan yang sudah ditetapkan. Meski begitu tidak menutup kemungkinan data pemilih masih akan mengalami perubahan kembali menyesuaikan dengan kondisi terakhir menjelang pelaksanaan pemilu.

Salah satu penyebab kemungkinan perubahan data karena adanya rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Rekomendasi tersebut berkaitan adanya temuan pemilih ganda dalam pemilu. Bawaslu merekomendasikan agar data pemilih ganda untuk segera dihapus agar tidak disalahgunakan dan menimbulkan masalah saat penyelenggaraan pemilu.

"Nantinya data akan terus diperbaharui dan yang akan digunakan merupakan data terakhir menjelang pelaksanaan pemilu," lanjutnya.

Keberadaan DPT yang akan dipakai pada pelaksanaan pemilu 2019 sangat penting salah satunya berkaitan dengan pengadaan logistik semisal surat suara. Karena itu nantinya data pemilih akan dipastikan terlebih dahulu sebelum dilakukan pencetakan surat suara.

"Untuk kebutuhan lain dalam penyelenggaraan pemilu seperti Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah ada sekitar 2.395 buah tersebar di 167 desa dan kelurahan," lanjutnya.

KPU Sukoharjo akan memastikan semua kebutuhan pemilu 2019 terpenuhi lebih dulu sebelum pelaksanaan digelar. Sebab apabila saat pelaksanaan ada kekurangan maka dikhawatirkan menyebabkan terjadinya masalah. (Mam) 

BERITA REKOMENDASI