Pemkab Kebut Persiapan Pembangunan Mal Pelayanan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo terus melakukan persiapan pembangunan mal pelayanan. Tahapan yang sudah dilalui seperti lelang Manajamen Konstruksi (MK), review terhadap detail engineering design (DED), sosialisasi ke warga di lingkungan proyek pembangunan dan pendataan ada sekitar 25 instansi akan berkantor di mal pelayanan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, Sabtu (29/05/2021) mengatakan, mal pelayanan menjadi salah satu program unggulan pembangunan masuk prioritas Pemkab Sukoharjo tahun ini. Persiapan terus dilakukan bersama untuk mematangkan proyek dan diharapkan pembangunan segera bisa direalisasikan.

Widodo menjelaskan, beberapa persiapan yang sudah dilakukan seperti lelang Manajamen Konstruksi (MK), review terhadap detail engineering design (DED), sosialisasi ke warga di lingkungan proyek pembangunan dan pendataan ada sekitar 25 instansi akan berkantor di mal pelayanan. Dalam tahapan tersebut tidak ditemukan kendala berarti sehingga menghambat atau menunda tahapan berikutnya.

“Terus jalan, sekarang persiapan lanjut dan terakhir kemarin review terhadap detail engineering design (DED). Warga disekitar lokasi pembangunan juga telah disosialisasi,” ujarnya.

Persiapan tidak hanya menyangkut pembangunan fisik saja, Widodo mengatakan, juga terkait instansi atau lembaga yang akan menempati mal pelayanan. Total ada sekitar 25 instansi akan berkantor memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Instansi itu sudah menyatakan kesanggupannya berkantor di mal pelayanan nanti. Tujuannya untuk percepatan pelayanan masyarakat. Mereka seperti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sukoharjo dan instansi lain seperti Badan Pertanahan Nasional (BPN), Samsat, Satlantas Polres Sukoharjo dan lainnya,” lanjutnya.

Widodo menegaskan, mal pelayanan nanti tidak hanya bersifat cepat saja, namun juga akuntabel dan transparan. Sebab masing-masing instansi saling terkait dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Selain itu juga mempermudah masyarakat karena berada dalam satu bangunan gedung.

“Masyarakat atau pemohon tidak perlu lagi kesana kemari mengurus hal tertentu sehingga melelahkan dan butuh waktu lama. Nanti cukup dalam satu gedung di mal pelayanan semua akan terlayani. Ini program unggulan Pemkab Sukoharjo demi pelayanan pada masyarakat,” lanjutnya.

Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, pelayanan terintegrasi sudah menjadi hal wajar dalam pemerintahan sekarang. Pemerintah pusat sendiri sudah menerapkan kebijakan tersebut dan diteruskan ke daerah. (Mam)

BERITA REKOMENDASI