Pemkab Sukoharjo Andalkan Sembilan Inovasi Lingkungan Hidup

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemerintah pusat melakukan penilaian terhadap Pemkab Sukoharjo yang masuk nominasi penghargaan Nirwasita Tantra tahun 2021. Tim penilai sudah melakukan wawancara dan verifikasi lapangan. Pemkab Sukoharjo berharap bisa mendapat penghargaan Nirwasita Tantra tahun 2021 untuk kali keempat.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kamis (25/11/2021) mengatakan, tim penilai sudah melakukan penilaian berupa wawancara dan verifikasi lapangan secara virtual pada Rabu (24/11/2021). Kegiatan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi masih pandemi virus Corona.

Etik Suryani menjelaskan, dalam proses penyusunan dokumen informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah (IKPLHD) Kabupaten Sukoharjo tahun 2020 kemarin telah dilakukan dengan melibatkan stake holder terkait baik dari unsur organisasi pemerintah daerah, instansi vertikal provinsi dan pusat, akademisi dari perguruan tinggi serta lembaga swadaya masyarakat.

Dalam proses penyusunannya dokumen IKPLHD Kabupaten Sukoharjo tahun 2020 membahas lima isu prioritas lingkungan hidup yang perlu untuk ditangani yaitu, pencemaran air, sampah, pencemaran udara, limbah bahan berbahaya dan beracun khususnya pada masa pandemi virus Corona dan penegakan hukum lingkungan.

Pemkab Sukoharjo juga memiliki sejumlah inovasi pengelolaan lingkungan hidup. Ada sembilan inovasi dari unggulan. Pertama, sawah IP 400, kedua, konsolidasi lahan pertanian, ketiga, integrated farming, keempat, jaringan petani organik (Jarpeto), kelima, pengelolaan sampah organik dengan maggot lalat BSF, keenam, kampung wisata edukasi Kopen yang menonjolkan pengelolaan sampah, ketujuh, masyarakat peduli kali baki yang menonjolkan pengelolaan sungai, kedelapan, program kampung iklim tingkat kabupaten dan kesembilan, pengembangan sistem aplikasi manajemen bank sampah.

“Pemkab Sukoharjo telah dan terus berusaha untuk merespon isu-isu lingkungan hidup tersebut dan berharap apa yang sudah dilakukan dapat memperbaiki kualitas lingkungan hidup,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo Agustinus Setiyono, mengatakan, Pemkab Sukoharjo memiliki catatan bagus setelah tiga kali meraih penghargaan Nirwasita Tantra tahun 2017, tahun 2019 dan tahun 2020. Penghargaan hanya sekali lepas pada tahun 2018. Pemkab Sukoharjo sekarang membidik penghargaan untuk kali keempat tahun 2021 ini.

Pada tahun 2021 ini Pemkab Sukoharjo kembali masuk nominasi penghargaan Nirwasita Tantra. Hal tersebut diketahui setelah DLH Sukoharjo menerima informasi dari pemerintah pusat.

“Pemkab Sukoharjo masuk nominasi penghargaan Nirwasita Tantra tahun 2021. Harapannya bisa meraih penghargaan lagi untuk kali keempat. Banyak program unggulan lingkungan sudah dijalankan Pemkab Sukoharjo,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI