Pemkab Sukoharjo Berencana Bangun GOR di Gayam

SUKOHARJO,KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo membangun gedung olahraga (GOR) tipe B menggunakan lahan seluas empat hektare di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo Kota.

Proses akan dilakukan oleh daerah berupa pengurukan tanah pada tahun 2020. Sedangkan pembangunan dimintakan bantuan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tahun 2021 dengan pengajuan anggaran sebesar Rp 15 miliar.

Kabid Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sukoharjo, Abdillah, Minggu (5/1) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sangat serius dengan program membangun GOR sebagai fasilitas bagi masyarakat khususnya pengembangan pembinaan cabang olahraga. Sebab keberadaan GOR di Sukoharjo masih sangat kurang. Kalaupun ada bangunan belum memenuhi kebutuhan.

GOR yang akan dibangun oleh Pemkab Sukoharjo memiliki tipe B untuk digunakan enam cabang olahraga. Hal itu sesuai dengan Peraturan Kemenpora Nomor 145 Tahun 2016 terkait pembangunan GOR tipe B. Cabang olahraga yang akan menggunakan GOR tersebut yakni, futsal, bulutangkis, tenis lapangan, basket dan sepak takraw.
Proses pembangunan GOR sudah dilakukan Pemkab Sukoharjo sejak 2019 lalu dengan pembuatan Detail Engineering Design (DED) dan telah diselesaikan. Tahapan berikutnya yakni pengajuan anggaran melalui APBD Sukoharjo tahun 2020 menggunakan dasar dari DED tersebut. Anggaran dibutuhkan untuk pengerjaan awal pembangunan berupa pengurukan tanah terhadap lahan GOR. 

Kebutuhan anggaran untuk pengurukan tanah GOR tersebut telah diajukan sebesar Rp 1,4 miliar. Proses pengurukan tanah sendiri akan dilaksanakan pada tahun 2020 oleh Pemkab Sukoharjo.

"Dari sisi lahan sudah disediakan di wilayah Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo Kota seluas empat hektare. Selanjutnya akan dilaksanakan pengurukan tanah pada tahun 2020 ini," ujarnya.

Tahapan berikutnya setelah pengurukan tanah selesai maka tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan GOR. Namun sebelum direalisasikan Pemkab Sukoharjo membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat. Sebab kebutuhan anggaran sangat besar mencapai Rp 15 miliar.

Pemkab Sukoharjo sudah mengajukan permintaan anggaran pembangunan GOR ke pemerintah pusat namun belum mendapat jawaban. Pengajuan kembali dilakukan tahun ini dengan harapan kebutuhan anggaran sebesar Rp 15 miliar dapat dipenuhi. Dengan demikian target pembangunan pada 2021 mendatang bisa terwujud.

"Pembangunan fisik GOR menunggu pemenuhan kebutuhan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kemenpora. Kami harap dapat terpenuhi mengingat minat masyarakat terhadap olahraga sangat tinggi. Terpenting juga Sukoharjo memiliki prestasi membanggakan dibidang olahraga karena banyak atlet dan pelatih berprestasi," lanjutnya.

Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sukoharjo Marwan mengatakan, pembangunan GOR sudah sangat lama dinantikan oleh pengurus cabang olahraga. Selain itu hal sama juga terhadap masyarakat. Sebab GOR salah satu fungsinya dapat dipakai sebagai sarana peningkatan prestasi atlet olahraga. Selain itu juga dapat dipakai sebagai fasilitas umum masyarakat.

"Pemkab Sukoharjo sudah memiliki program besar terkait pembangunan GOR di Gayam, Sukoharjo Kota. Tinggal menunggu semua prosesnya saja," ujarnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, Pemkab Sukoharjo dalam salah satu program yang akan dikerjakan tahun ini yakni pembangunan GOR di Gayam, Sukoharjo Kota. GOR dibangun setelah ada cukup banyak permintaan dari masyarakat serta pengurus, atlet dan pelatih cabang olahraga. 

GOR akan dibangun Pemkab Sukoharjo di Gayam, Sukoharjo Kota akan berada di tengah kota. Hal itu dilakukan karena adanya ketersediaan lahan luas dan kemudahan akses bagi masyarakat.

"Proses pembangunan GOR akan dimulai pada tahun 2020 ini hingga kedepan setelah semua kebutuhan anggaran siap," ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI