Pemkab Sukoharjo Beri Kelonggaran Salat Tarawih di Masjid

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo memberikan kelonggaran izin penyelenggaraan Salat Tarawih, kajian dan Taman Bacaan Al Quran (TPA) di masjid ditengah pandemi virus Corona selama puasa Ramadan.
Pengawasan ketat akan dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo selama kegiatan tersebut merata di 12 kecamatan. Petugas ditingkat desa dan kelurahan serta lingkungan RT/RW juga dilibatkan mengingat mereka paling dekat dan mengetahui kegiatan di masjid selama puasa Ramadan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (13/4) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah menerima Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2021 sebagai dasar memberikan izin kelonggaran penyelenggaraan kegiatan selama puasa Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi salat tarawih, kajian dan TPA. Pemerintah pusat diteruskan oleh pemerintah daerah memberikan kelonggaran tersebut dengan pengawasan ketat mengingat kondisi masih pandemi virus Corona.

Secara garis besar dijelaskan Yunia isi aturan dari Menteri Agama tersebut penyelenggaraan ibadah tetap memperhatikan zonasi berbasis desa sesuai dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Desa yang masih masuk zona merah dan oranye risiko penularan virus Corona disarankan tidak membuka tempat ibadahnya terlebih dahulu.

BERITA REKOMENDASI