Pemkab Sukoharjo Lacak Warganya di Palu

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo melakukan pelacakan terhadap warga Sukoharjo terdampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Pelacakan dilakukan dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Minggu (7/10) mengatakan, sudah ada arahan dari pemerintah pusat maupun provinsi berkaitan dengan upaya daerah membantu dalam penanganan bencana aman gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah beberapa hari lalu. Bentuknya tidak hanya penggalangan bantuan uang dan barang saja, melainkan juga pelacakan warga asal Sukoharjo yang bekerja merantau atau tinggal di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Pemkab Sukoharjo sudah melakukan pelacakan dengan mencari informasi dari sejumlah pihak terkait. Data yang dicari berkaitan dengan warga asal Sukoharjo di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Data diperlukan mengenai ada berapa jiwa, lokasi dan kondisi terakhir," ungkapnya.

Pelacakan, kata Agus juga dilakukan Pemkab Sukoharjo secara internal dengan melibatkan sejumlah OPD terkait seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Para lurah, kepala desa, dan camat juga turut dilibatkan dalam membantu mencari informasi di wilayahnya apakah ada warganya terdampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Kalau ada warga Sukoharjo terdampak bencana alam di Palu dan Donggala maka pasti akan dibantu Pemkab Sukoharjo. Sekarang masih dilakukan pelacakan dengan mencari informasi sebanyaknya," ujar Agus Santosa.

Pemkab Sukoharjo sampai sekarang belum bisa memastikan ada atau tidak warga Sukoharjo di Palu dan Donggala. Sebab belum ada kepastian data yang diterima dari instansi resmi pemerintah. (Mam)

BERITA REKOMENDASI