Pemkab Sukoharjo Masih Tutup Tempat Wisata

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo belum membuka tempat wisata mengingat kondisi masih berstatus kejadian luar biasa (KLB) virus corona hingga 31 Juli. Kerumunan massa dihindari untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan pendapatan daerah dari sektor tempat wisata.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Kamis (2/7) mengatakan, Pemkab Sukoharjo belum membuka tempat wisata karena masih berstatus KLB virus corona hingga 31 Juli. Kebijakan diambil untuk keselamatan masyarakat dan tidak terpengaruh dengan dibukanya tempat wisata di daerah lain. Sebab pembukaan tempat wisata yang dipaksakan di Sukoharjo justru akan merugikan mengingat kondisi kasus positif virus corona sekarang masih tinggi.

Pengelola tempat wisata sudah diminta untuk menaati aturan menutup untuk umum selama KLB virus corona. Pemkab Sukoharjo juga sudah meminta agar pengelola tetap melakukan perawatan rutin agar kondisi tempat wisata terjaga dan tidak terjadi kerusakan. “Tempat wisata di Sukoharjo belum dibuka untuk umum. Kami tidak terpengaruh dengan daerah lain yang sudah membuka tempat wisata. Kondisi di Sukoharjo sendiri masih berstatus KLB virus corona hingga 31 Juli,” ujarnya.

Darno mengatakan, masyarakat di Sukoharjo dinilai juga paham dengan masih tutupnya tempat wisata tersebut. Sebab kondisi sekarang belum memungkinkan demi keselamatan bersama. “Kalau dipaksakan dibuka juga membahayakan karena terjadi kerumunan massa dan rawan penyebaran virus corona,” lanjutnya.

Tempat wisata yang masih ditutup untuk umum tersebut seperti di Batu Seribu Bulu. Pemkab Sukoharjo yang baru saja melakukan pembangunan penambahan fasilitas disana seperti kolam renang awalnya memasang target pendapatan tinggi pada tahun 2020, namun rencana tersebut dikaji ulang setelah ditutup lama menyesuaiakan dengan kondisi KLB virus corona.

BERITA REKOMENDASI