Pemkab Sukoharjo Tekan Angka Pengangguran

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 8.000 – 9.000 orang masih menjadi pengangguran karena belum mendapatkan pekerjaan. Jumlah tersebut akan terus ditekan Pemkab Sukoharjo karena sudah tersedia sebanyak 6.000 lowongan kerja. Sebanyak 1.000 – 1.500 lowongan kerja diantaranya disediakan dan diharapkan terserap dari 31 perusahaan yang ikut dalam Job Fair atau bursa lowongan kerja digelar di gedung budi sasono Selasa dan Rabu (27-28/11/2018).

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan, Selasa (27/11/2018) mengatakan, angka pengangguran terus ditekan oleh Pemkab Sukoharjo dengan melakukan berbagai usaha. Salah satunya yakni dengan menggelar Job Fair seperti dilaksanakan di Gedung Budisasono Selasa dan Rabu (27-28/11/2018).

Kegiatan dimaksudkan untuk menghubungkan antara pemilik lowongan kerja dan pencari kerja di Sukoharjo. Keduanya belum terkoneksi sehingga masing masing pihak belum terhubung dan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya.

"Pemkab Sukoharjo akan terus menekan angka pengangguran kalau perlu sampai nol persen. Sebab dari 8.000 – 9.000 pengangguran sudah tersisa 6.000 lowongan kerja. Sekarang tinggal para pengangguran itu sendiri mau tidak bekerja pada posisi lowongan kerja tersebut," ujar Zunan.

Apabila sebanyak 6.000 lowongan kerja dapat terisi semua maka secara otomatis akan mampu mengurangi angka pengangguran. Dengan demikian maka tinggal tersisa 2.000 – 3.000 pengangguran. Sisa tersebut ditegaskan Zunan bisa cepat diselesaikan mendapatkan kerja seiring adanya penambahan pendirian pabrik atau perluasan Kawasan Industri Nguter.

"Sebanyak 6.000 lowongan kerja yang tersedia sekarang disediakan melalui pabrik di Kawasan Industri Nguter. Satu industri disana bisa membutuhkan tambahan pekerja baru sampai seribuan orang padahal ada beberapa industri sudah berdiri," lanjutnya.

Penyerapan tenaga kerja masih bisa dilakukan terhadap sejumlah tempat usaha atau industri lain selain di Kawasan Industri Nguter seperti di Solo Baru Kecamatan Grogol dan di Kecamatan Kartasura. Disana sudah banyak berdiri tempat usaha seperti mall, rumah sakit, hotel dan lainnya.

"Perhitungan kami angka pengangguran bisa ditekan sampai nol persen. Perhitungannya 6.000 lowongan kerja di Kawasan Industri Nguter, tempat usaha di Grogol dan Kartasura dan belum lagi lowongan kerja magang di luar negeri seperti di Jepang," lanjutnya.

Sementara itu pada Job Fair yang digelar di gedung Budisasono Sukoharjo diikuti oleh 31 perusahaan Sukoharjo dan Solo Raya. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo menarget sebanyak 1.000 – 1.500 orang bisa terserap kerja di perusahaan tersebut.

Perusahaan tersebut bergerak diberbagai bidang seperti tekstil, jamu, keuangan, mebel dan lainnya. Perusahaan tersebut memberikan kemudahan bagi pelamar kerja dengan maksud lowongan yang disediakan bisa segera terisi.

"Kami harap target penyerapan tenaga kerja baru sebanyak 1.000 – 1.500 orang dalam Job Fair ini terpenuhi," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI