Pemkab Sukoharjo Terapkan Sistem Online Ditengah Pandemi Corona

Dalam SE terbaru terkait kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dijelaskan, membatasi tempat kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50 persen dan Work From Office (WFO) sebesar 50 persen, pelaksanaan WFH dan WFO dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat, pengaturan jam kerja secara bergantian, pada saat WFH tidak melakukan mobilisasi ke tempat lain, pelaksanaan kunjungan kerja dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, penerimaan kunjungan kerja dilakukan dengan menutup kunjungan kerja yang berasal dari daerah zona merah dan berasal dari daerah selain zona merah harus melampirkan hasil rapid test antigen negatif yang berlaku 1×24 jam.

Pengaturan ketat juga diberlakukan pada pendidikan di sekolah. Dalam SE dijelaskan, sekolah melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ), daring atau online dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau offline dengan ketentuan, untuk jenjang SD/MI dan PAUD masih dilaksanakan secara PJJ, daring atau online, untuk jenjang SMP, MTs, SMA, SMK dan MA dilaksanakan dengan uji coba PTM secara terbatas, ketat, dan bertahap dengan pertimbangan peta resiko daerah, untuk jenjang perguruan tinggi atau akademi dilaksanakan dengan uji coba PTM secara bertahap.

Destinasi wisata sesuai SE Perpanjangan PPKM Mikro untuk sementara ditutup. Usaha wisata seperti tempat hiburan, karaoke, warnet, game online, bioskop, tempat olahraga, dan kegiatan usaha sejenis lainnya dibatasi jam operasional mulai pukul 11.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB dan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas normal dan tidak boleh melebihi 50 orang dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kegiatan masyarakat di fasilitas umum atau taman dengan kewajiban menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apabila terdapat pelanggaran dilakukan penegakan hukum sesuai peraturan perundang-undangan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI