Pemkab Sukoharjo Terima Kuota 451 Formasi CPNS

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo mendapat kuota dari pemerintah pusat terkait rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) sebanyak 451 formasi. Namun mengenai teknis pelaksanaan masih menunggu kejelasan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Kamis (3/10) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah menerima kepastian kuota yang diterima dari pemerintah pusat terkait kegiatan rekrutmen CASN tahun 2019 sebanyak 451 formasi. Kuota tersebut diketahui dengan turunnya surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) nomor B/617/M.SM.01.00/2019 tanggal 17 Mei 2019 perilah pengadaan ASN 2019.

Isi surat tersebut menjelaskan mengenai kuota dari pemerintah pusat pada Pemkab Sukoharjo dalam rekrutmen CASN sebanyak 451 formasi. Dengan kuota yang diterima maka Pemkab Sukoharjo akan melaksanakan tahap persiapan selanjutnya.

“Kami baru menerima kuota rekrutmen CASN tahun 2019 sebanyak 451 formasi. Mengenai pelaksanaan dan tahapan lain kami masih menunggu teknis dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Sebanyak 451 formasi sesuai kuota yang diberikan dari pemerintah pusat sudah dialokasikan berdasarkan kebutuhan. Rinciannya, 70 persen atau sebanyak 315 formasi untuk posisi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sedangkan 30 persen sisanya atau 136 untuk mengisi formasi kuota umum CASN.

Pemkab Sukoharjo dalam menghadapai rekrutmen CASN sudah melakukan persiapan salah satunya mengenai anggaran. Sebab seleksi dibutuhkan dana tidak sedikit sehingga harus dibantu pemerintah daerah. “Kedepan Pemkab Sukoharjo juga wajib menyiapkan kebutuhan anggaran khususnya pemenuhan terhadap gaji bagi CASN yang diterima,” lanjutnya.

Pada pelaksanaan rekrutmen CASN nanti dilakukan secara transparan karena seleksi digelar menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem tersebut sudah diterapkan pada rekrutmen CASN sebelumnya. Penggunaan komputerisasi sangat membantu karena secara teknis peserta rekrutmen CASN akan bisa langsung mengetahui hasil ujian. Selain itu juga mencegah terjadinya praktek pelanggaran atau kecurangan rekrutmen.

“Dalam hal ini penyelenggara rekrutmen CASN langsung ditangani pemerintah pusat dengan menerapkan kembali sistem CAT. Pemkab Sukoharjo hanya sebagai fasilitator saja,” lanjutnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sukoharjo Joko Triyono mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah mengajukan ke pemerintan mengenai pelaksanaan rekrutmen CASN tahun 2019. Hasilnya pemerintah pusat memberikan kuota sebanyak 451 formasi. “Baru kuota saja yang sudah diketahui sebanyak 451 formasi. Mengenai teknis pelaksana rekrutmen kami masih menunggu pusat,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI