Pemkab Sukoharjo Waspadai Fenomena Alam La Nina

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo mewaspadai fenomena alam anomali La Nina berupa peningkatan curah hujan yang berdampak pada kerawanan bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang. Perkembangan informasi dari BMKG terus dipantau dan dikoordinasikan langsung dengan pihak terkait.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) dan Komandan SAR Sukoharjo Widodo, Senin (05/10/2020), mengatakan Pemkab Sukoharjo sudah menerima informasi dari pemerintah pusat dan BMKG terkait perkirakan fenomena alam La Nina berupa peningkatan curah hujan dalam beberapa bulan kedepan. Kondisi tersebut berdampak ada kerawanan terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.

“Pada peralihan musim hujan nanti sudah ada peringatan dini dari BMKG terkait fenomena alam anomali La Nina dimana ada peningkatan curah hujan tinggi dan berdampak pada kerawanan bencana alam. Pemkab Sukoharjo sudah mewaspadai potensi bencana alam dan menggerakan seluruh pihak terkait,” ujarnya.

Widodo mengatakan, dari informasi yang diberikan BMKG diketahui kondisi sekarang sudah memasuki peralihan cuaca dari sebelumnya musim kemarau masuk musim hujan. Tanda alam tersebut sudah terlihat dengan turun hujan dibeberapa wilayah di Sukoharjo.

“Dalam beberapa bulan kedepan diperkirakan ada peningkatan curah hujan cukup tinggi dampak dari La Nina. Masyarakat kami minta tenang sambil menunggu informasi lanjutan dari BMKG,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo sekarang sudah mempersiapkan sejumlah pihak yang terlibat dalam penanganan bencana alam. Mereka seperti SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Dinas Sosial (Dinsos) dan lainnya. Pihak tesebut nanti akan membantu masyarakat apabila terjadi bencana alam.

“Wilayah disepanjang aliran Sungai Bengawan Solo kami minta bersiap. Termasuk antisipasi banjir ditengah kota dengan menggerakan kembali program membersihan saluran air dan sungai,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI