Pemkab Terjunkan Tim Pantau Jam Buka Usaha

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo keluarkan surat edaran berkaitan dengan pelaksanaan jam buka usaha seperti tempat hiburan, restauran dan rumah makan saat puasa ramadan. Sebagai bentuk pengawasan nantinya juga akan diterjunkan tim pantau dari gabungan sejumlah petugas untuk melakukan patroli lapangan.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Kamis (08/06/2017) mengatakan, surat edaran mengenai jam buka usaha selama puasa ramadan harus ditaati semua pihak. Hal itu dilakukan demi menaati aturan sekaligus menghormati pelaksanaan ibadah.

“Himbauan saya tempat usaha itu bisa tertib seperti pelaksanaan pada tahun kemarin. Semua pihak harus saling toleransi dengan menghormati agar ibadah puasa ramadan bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Bupati mengatakan, sebagai bentuk pengawasan nantinya akan diterjunkan petugas pemantau. Mereka yang dilibatkan mulai dari Satpol PP, kelurahan, desa, dan kecamatan. Bahkan juga aparat dari Polres dan Kodim 0726 Sukoharjo ikut dalam pengawasan bersama.

Pemkab Sukoharjo sudah melakukan tahapan sosialisasi mengenai jam buka selama puasa ramadan kepada para pelaku usaha. Bahkan kegiatan tersebut ditegaskan bupati juga melibatkan langsung para pemangku wilayah seperti camat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indajo mengatakan, pihaknya juga ikut membantu melakukan sosialisasi. Selain itu juga menyiapkan tim untuk melakukan pemantauan disemua wilayah di 12 kecamatan.

Pemantauan juga melibatkan kader siaga trantib (KST) yang tersebar hingga tingkat desa dan kelurahan. Apabila ditemukan praktek pelanggaran maka bisa langsung dilaporkan.

Lokasi tersebut seperti di proliman Sukoharjo Kota, yakni di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Veteran, Jalan Dr Moewardi, Jalan Slamet Riyadi.  Di lokasi tersebut biasanya banyak warung maupun rumah makan yang membuka usahanya. Namun pada hari pertama puasa ramadhan mereka bersedia menutup usahanya.

“Dalam surat edaran bagi hiburan umum, restauran dan rumah makan untuk tidak membuka kegiatan usaha pada tujuh hari awal puasa ramadan dan tujuh hari akhir puasa ramadan. Selain itu saat membuka usaha untuk tidak melakukanya secara terbuka atau transparan,” jelasnya.

Selain itu juga dijelaskan mengenai jam buka bagi cafe, pub, diskotik, hiburan malam tidak diperkenankan buka siang selama satu bulan penuh selama puasa. Mereka hanya diperbolehkan membuka usaha saat malam hari terhitung pukul 22.00 sampai 24.00. Karaoke, pusat kebugaran, puasat permainan game online dan billiard buka siang hari pukul 11.00-17.00 malam 20.30-24.00. (Mam)

BERITA REKOMENDASI