Pemudik Masuk Sukoharjo Diperkirakan Lebih Tinggi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemudik masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo tidak hanya menggunakan kendaraan pribadi saja, namun juga transportasi umum seperti bus, kereta api bahkan pesawat terbang. Para pemudik tersebut menggunakan transportasi umum untuk mempermudah perjalanan karena adanya penyekatan disejumlah daerah. Pemudik setelah lolos perjalanan diharapkan segera melapor ke pengurus RT dan RW sehingga keberadaanya bisa terlacak dan menghindari penyebaran virus Corona.

“Pemudik pilihan pertama melakukan perjalanan mudik sebelum larangan mudik Lebaran diterapkan pemerintah pusat dengan berbagai cara. Mereka bisa memakai kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Sebab setelah larangan itu berlaku maka sulit bagi pemudik untuk pulang kampung karena adanya penyekatan ketat perbatasan diberbagai daerah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (04/05/2021)

Dishub Sukoharjo memperkirakan jumlah pemudik pada Lebaran tahun 2021 banyak menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta api. Dua jenis transportasi umum tersebut masih beroperasi dan disediakan fasilitas tes atau pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui tertular atau tidak virus Corona.

“Kereta api misalnya, banyak pemudik dari Jakarta naik dan turun di stasiun Kota Solo. Kemudian pemudik itu dijemput anggota kelurga atau menggunakan transportasi umum lain melanjutkan perjalanan ke kampung halaman ke Sukoharjo,” lanjutnya.

Toni menjelaskan, terkait kedatangan pemudik sudah dilakukan pemantauan bersama petugas dari tim gabungan. Pemudik tidak hanya wajib menunjukan kelengkapan dokumen kesehatan berupa hasil test rapid antigen saja, melainkan juga harus karantina mandiri di rumah.

“Kalau mengawasi satu per satu mungkin sulit. Terpenting pemudik begitu masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo dengan kesadaran sendiri melapor kedatanganya ke pengurus RT dan RW. Sehingga keberadaanya diketahui dan dilakukan penanganan sesuai protokol kesehatan sebagai antisipasi penyebaran virus corona,” lanjutnya.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, mengatakan, hasil koordinasi perkembangan terakhir per 2 Mei 2021 DPRD Sukoharjo memperoleh informasi dari Pemkab Sukoharjo bahwa sudah ada 1.000 orang lebih pemudik dari berbagai daerah masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo. Mereka datang dengan menggunakan beberapa sarana transportasi dan pulang ke kampung halamannya di 12 kecamatan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI