Pemudik Positif Corona, Pemkab Sukoharjo Minta Pemantauan Wilayah Diperketat

Pemudik yang tiba di Sukoharjo nantinya wajib menjalani semua prosedur sesuai protokol kesehatan penanganan virus corona. Kewajiban tersebut seperti melapor ke petugas RT/RW dan desa, melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan dan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Apabila saat di kampung halaman mengalami sakit maka pemudik wajib melapor dan segera berobat.

“Karena sudah terlanjur mudik dan sakit apalagi positif virus corona. Terlebih lagi itu warga Sukoharjo maka wajib bagi Pemkab Sukoharjo melakukan penanganan terhadap pemudik untuk dirawat dan isolasi mandiri. Gugus Tugas Percepatan Virus Corona Sukoharjo juga wajib melakukan pelacakan terhadap siapa saja yang kontak erat dengan ketiga pemudik,” lanjutnya.

Bupati menjelaskan, salah satu pelacakan kontak erat dilakukan terhadap orang yang berada satu bus dengan ketiga pemudik positif virus corona tersebut. Sebab sangat dimungkinkan penumpang lain bisa tertular virus corona.

“Gugus Tugas Percepatan Virus Corona Sukoharjo juga sudah saya minta melakukan pelacakan ke daerah asal pemudik baik di Jakarta dan Surabaya. Koordinasi dilakukan terkait perawatan medis selama disana,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo berharap kebijakan yang dikeluarkan bisa mempercepat menekan angka kasus positif virus corona. Sebab perkembangan terakhir menunjukan angka penurunan. Meski demikian, Pemkab Sukoharjo belum mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona hingga 31 Juli mendatang.

BERITA REKOMENDASI