Pencetakan E-KTP Dikebut

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Masalah pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) diharapkan bisa segera diselesaikan secepatnya oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo. Hal itu dilakukan salah satunya untuk meminimalisir terjadinya masalah berkaitan dengan data pemilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah Juni 2018 mendatang.

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sriwati Anita, Jumat (12/05/2017) mengatakan, persiapan berkaitan dengan data pemilih Pilgub Jawa Tengah 2018 memang sudah dikoordinasikan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo. Salah satu yang disinggung dan dibahas yakni berkaitan dengan banyaknya antrian penduduk karena belum melakukan pencetakan e-KTP.

Dari total lebih dari 70 ribu orang penduduk Sukoharjo yang masuk antrian, Dispendukcapil Sukoharjo baru menerima sebanyak 10 ribu keping blangko cetak e-KTP. Blangko yang ada segera digunakan untuk pencetakan e-KTP. Sedangkan kekurangannya masih akan dimintakan tambahan ke pemerintah pusat.

“Secara teknis penduduk yang belum punya e-KTP maka diberi surat keterangan (Suket). Kami berharap semua yang masuk daftar antrian bisa mendapatkan pencetakan e-KTP secepatnya,” ujar Sriwati Anita.

Usaha pencetakan KTP-el dilakukan karena menjadi salah satu syarat penduduk masuk dalam data pemilih pemilu. Meski begitu, pemerintah pada dasarnya memberikan kelonggaran dengan penggunaan Suket.

Berkaitan dengan eKTP dan Suket pihak Dispendukcapil Sukoharjo tetap berkoordinasi dengan KPU Sukoharjo. Hal itu dilakukan untuk menentukan data pemilih Pilgub Jawa Tengah 2018.

Data dari Dispendukcapil Sukoharjo per 25 April 2017 diketahui total penduduk ada sebanyak 914.677 jiwa. Untuk penduduk laki laki 460.863 jiwa dan perempuan 453.814 jiwa tersebar di 167 desa dan kelurahan di 12 kecamatan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI