Pendirian Pabrik Tekstil Terganjal Sungai Sigong, Musyawarah Buntu

“Sungai itu fasilitas umum dan tidak mau nanti sungai itu di dalam pabrik. Sekecil apapun fungsinya nanti tetap digunakan untuk fasilitas umum. Termasuk akses jalan jangan sampai ditutup,” ujar Joko.

Selain itu, lanjut Joko, masyarakat khususnya petani juga sangat terdampak dari rencana pendirian pabrik. Sebab sudah sekitar satu tahun mereka tak bisa lagi menggarap sawah. Untuk itu petani harus mendapatkan ganti rugi.

“Pertemuan sudah berulang kali hanya saja ajuan dari warga kurang mendapatkan tanggapan,” ujarnya.

Perwakilan PT. Sumber Sandang Top, Priyono, mengatakan, pihak pabrik menghendaki kawasan aliran sungai di dalam pabrik. Pihak pabrik berjanji tidak akan mengurangi sedikitpun debit air sungai. Masyarakat yang ingin mengecek sungai juga diperbolehkan masuk pabrik.

BERITA REKOMENDASI