Pengalihan Arus Lalin Flyover Purwosari Masih Lancar, Bagaimana Saat Lebaran?

Pengalihan Arus Lalin Flyover Purwosari Masih Lancar, Bagaimana Saat Lebaran?

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kondisi jalan di wilayah Kabupaten Sukoharjo selama pengalihan arus lalu lintas dampak pembangunan flyover Purwosari Kota Solo dinilai masih normal. Artinya petugas di lapangan mampu menangani kondisi dengan melakukan pengaturan. Kosentrasi sekarang sedang dipersiapkan dalam menghadapi lalu lintas selama Puasa Ramadan dan Lebaran karena ada arus mudik dan balik.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Djoko Indrianto, Minggu (8/3) mengatakan, kondisi jalan disejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo selama digunakan pengalihan arus lalu lintas dampak pembangunan flyover Purwosari, Solo masih normal tertangani. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Kartasura, Gatak, Baki, dan Grogol. Kondisi jalan di wilayah tersebut terjadi peningkatan volume kendaraan cukup tinggi dan berdampak pada terjadinya kemacetan. Namun kemacetan kendaraan dapat ditangani petugas di lapangan dengan melakukan pengaturan.

“Kondisi normal dan tidak sampai terjadi kemacetan panjang selama berjam-jam. Hitunganya tidak lagi dari beberapa menit saja kondisi jalan harus segera normal. Petugas dari tim gabungan sudah kerja keras melakukan pengaturan. Kosentrasi sekarang mempersiapkan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.

Dishub Sukoharjo terus mencatat dan memantau kondisi volume kendaraan dimasing masing wilayah terdampak pengalihan arus lalu lintas. Data tersebut akan dipakai sebagai patokan dalam pengaturan jalan selama pembangunan flyover Purwosari, Solo. Data juga dipakai sebagai perbandingan dalam menghadapi arus mudik dan balik lebaran.

Djoko mencontohkan seperti pemantauan di simpang tiga Dlopo, Baki, simpang tiga Kadilangu, Baki dan simpang tiga tugu lilin Makamhaji, Kartasura. Dishub Sukoharjo memantau dan mendata kendaraan yang melintas baik melalui kamera CCTV maupun petugas di lapangan. Data ini juga akan disebar ke petugas tim gabungan dari Kota Solo sebagai daerah pelaksana pembangunan flyover Purwosari.

“Misal kendaraan yang melintas saat jam berangkat kerja dan sekolah mulai pukul 06.00-07.00 WIB tentu akan berbeda saat pukul 10.00-11.00. Data penting ini terus kami pantau termasuk untuk kepentingan beban jalan. Dibeberapa titik sudah ditemukan kerusakan dan itu masuk wilayah perbatasan dan jadi kewenangan Pemkot Solo. Salah satunya di simpang tiga tugu lilin Makamhaji, Kartasura kerusakan jalan sudah parah,” lanjutnya.

Petugas di lapangan saat melakukan pengaturan jalan meminta pada masyarakat untuk hati-hati. Sebab lubang jalan cukup besar tersebar dibeberapa titik dan membahayakan pengguna jalan apabila memacu kendaraan bermotor dalam kecepatan tinggi.

Dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran mendatang Dishub Sukoharjo kemungkinan tidak akan melakukan perubahan besar jalur kendaraan. Jalur tetap sama dan perbedaan hanya terlihat pada penambahan petugas lapangan dan rambu jalan.

“Pengaturan saat hari biasa dan saat mudik lebaran tentu beda. Sebab volume kendaraan juga lebih banyak saat mudik lebaran. Terlebih lagi banyak pemudik luar daerah datang dan binggung saat melintas karena ada pengalihan arus,” lanjutnya.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Marwanto mengatakan, Satlantas Polres Sukoharjo menurunkan petugas disejumlah titik rawan kemacetan untuk membantu pengatuan arus lalu lintas. Kendaraan yang melintas masih dalam kondisi wajar dan tidak terjadi penumpukan hingga menyebabkan kemacetan berjam-jam.

“Kondisi jalan masih normal dan belum ada kemacetan parah. Petugas dan rambu petunjuk arah sudah efektif di gunakan masyarakat,” ujarnya. (Mam)

BERITA TERKAIT