Pengawasan Lalu Lintas Perdagangan Hewan Kurban Diperketat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pengawasan lalu lintas perdagangan hewan kurban semakin diperketat menjelang Idul Adha. Petugas mengawasi kondisi kesehatan serta kelayakan ternak sapi dan kambing, selain itu juga berkaitan penerapan protokol kesehatan terhadap pedagang dan pembeli mengingat sekarang diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Virus Corona. Hasilnya diketahui terjadi peningkatan perdagangan khususnya sapi lokal dan semakin banyak bermunculan pedagang hewan kurban musiman disejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Jumat (9/7/2021) mengatakan, menjelang Idul Adha dalam beberapa hari kedepan pengawasan terhadap lalu lintas perdagangan hewan kurban semakin diperketat. Petugas tidak hanya mengawasi kondisi kesehatan ternak sapi dan kambing saja, melainkan juga terhadap kepatuhan pedagang dan pembeli dalam menerapkan protokol kesehatan dengan wajib memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan massa. Hal tersebut dilakukan mengingat sekarang masih diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Virus Corona.

Pengawasan lalu lintas perdagangan hewan kurban dilakukan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo dengan menerjunkan petugas. Pengawasan dilakukan terhadap keluar masuk ternak sapi dan kambing sebagai hewan kurban baik dari Sukoharjo keluar daerah atau sebaliknya. Lalu lintas perdagangan tersebut diawasi karena melibatkan pergerakan manusia yakni pedagang dan pembeli serta hewan ternak.

“Jadi harus diawasi ketat dipastikan ternak sapi dan kambing hewan kurban dalam kondisi sehat dan tidak berpenyakit serta memenuhi syarat. Disisi lain pengawasan dilakukan terhadap pedagang dan pembeli terkait lalu lintas perdagangan mereka harus dipastikan sehat dan tidak membawa virus Corona. Pengetatan dilakukan karena sekarang bersamaan dengan pemberlakuan PPKM darurat virus Corona,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI