Pengecoran Jalan Jalur Cuplik – Serenan Dikebut

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pengecoran jalan di jalur Cuplik Sukoharjo sampai ke perbatasan Serenan Klaten sudah mencapai 53 persen. Pembangunan dengan anggaran Rp 3,8 miliar sepanjang lebih dari 2 kilometer ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji mengatakan, pembangunan dengan sistem cor beton masih dikerjakan. Pengecoran sudah berjalan sejak Juli – Agustus lalu.

Pengerjaan terus dikebut mengingat jalan tersebut menjadi jalur utama antar kabupaten yakni Sukoharjo – Klaten. Jalan tersebut juga padat kendaraan karena berada di perbatasan.

“Pembangunan sengaja dilakukan dengan cor beton karena banyak kendaraan berat melintas dan sering rusak. Jadi dengan cor beton nanti jalan bisa tahan lama sampai lebih dari 10 tahun,” ujar Suraji di Sukoharjo, Selasa (19/09/2017).

Pada pengerjaan pembangunan ada pengecualian khusus di depan Pasar Cuplik, Sukoharjo Kota karena di lokasi tersebut tidak akan dilakukan peninggian jalan. “Kalau dititik lain pengecoran dilakukan dengan peninggian jalan. Tapi khusus di depan Pasar Cuplik, Sukoharjo Kota tetap sama karena kalau ditinggikan berpengaruh pada bangunan pasar dan menyebabkan banjir,” lanjutnya.

Pengecualian tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar dan memberikan dukungan. Dukungan juga diberikan untuk secepatnya menyelesaikan pembangunan jalan.

Warga Cuplik, Sutrisno mengatakan pembangunan jalan memang sudah selayaknya dilakukan di jalur Cuplik Sukoharjo – Serenan Klaten. Lubang jalan juga sering menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas.

“Dengen pengecoran jalan kondisi jalan menjadi baik dan layak. Tapi dampak dari pembangunan membuat posisi bangunan sekitar menjadi rendah dan posisi jalan lebih tinggi,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI