Pengelola Pasar Tradisional Data Pedagang dan Pembeli Belum Vaksinasi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo melakukan penyisiran pedagang dan pengunjung pasar tradisional yang belum melakukan vaksinasi virus Corona. Sosialisasi digencarkan mengingat sudah ada pelonggaran dan peningkatan aktivitas di pasar tradisional. Vaksinasi virus Corona sudah disediakan oleh Pemkab Sukoharjo dan bagi masyarakat yang belum menerima vaksin dipersilahkan melapor pada petugas untuk didata.

“Vaksinasi virus Corona sudah sering dilaksanakan. Namun demikian kami tetap menyisir masyarakat khususnya di pasar tradisional karena adanya peningkatan aktivitas. Sedangkan di pusat perbelanjaan modern sudah dikoordinir pengelola setempat,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Iwan Setiyono, Rabu (20/10/2021).

Iwan Setiyono menjelaskan, penyisiran dan pendataan dilakukan mengingat banyak pedagang dan pengunjung datang ke pasar tradisional berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Bahkan banyak pedagang dan pengunjung juga datang dari daerah lain.

“Banyak pedagang dan pengunjung pasar tradisional dari Kota Solo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Wonogiri dan lainnya. Apabila ada yang belum divaksin maka didata dan akan diberi pelayanan di Sukoharjo. Atau mereka kami minta segera mengikuti vaksinasi di daerah asalnya,” lanjutnya.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo sudah meminta pada semua pengelola khususnya lurah pasar tradisional untuk aktif turun memberikan sosialisasi. Pedagang dan pembeli wajib harus sudah divaksin.

“Di pasar tradisional belum menggunakan scan barcode aplikasi Peduli Lindungi. Namun untuk kartu vaksin sebagai bukti sudah mendapat vaksin virus Corona sudah jalan walaupun tidak selalu diperiksa namun pengelola pasar sudah berkeliling menanyakan ke pedagang dan pembeli,” lanjutnya.

Pedagang dan pembeli di pasar tradisional selain harus sudah vaksin virus Corona juga wajib mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan demi mencegah penyebaran virus Corona. Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo belum menemukan adanya klaster baru penyebaran virus Corona di pasar tradisional sekarang.

Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, OPD sesuai arahan bupati sejak awal diminta membantu percepatan vaksinasi virus Corona untuk mempercepat merealisasikan capaian target 70 persen sudah tervaksin di Kabupaten Sukoharjo. Target tersebut sudah berhasil dicapai, namun demikian OPD tetap diminta aktif masih membantu vaksinasi virus Corona. (Mam)

BERITA REKOMENDASI