Pengemudi Angkutan Umum Wajib Bersertifikat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pengemudi angkutan umum di Sukoharjo kedepan diwajibkan memiliki sertifikasi. Ujian untuk mendapatkan sertifikasi dilakukan secara ketat untuk menghasilan pengemudi yang layak memberikan jaminan keselamatan berlalulintas.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Minggu (30/07/2017) mengatakan, sertifikasi untuk pengemudi angkutan umum sifatnya masih berupa rencana. Namun kedepan akan direalisasikan karena menjadi tuntutan seiring perkembangan zaman.

Pengemudi angkutan umum dituntut tidak sekedar asal bisa membawa kendaraan saja, melainkan juga wajib memberikan jaminan keselamatan berlalulintas. Dengan demikian maka secara keseluruhan akan selamat, baik pengemudi, pemilik angkutan umum, pengumpang dan masyarakat sekitar.

“Keselamatan berlalulintas sekarang menjadi mutlak untuk dikedepankan oleh pengemudi angkutan umum dan masyarakat saat berkendara di jalan raya. Kedepan mereka wajib memiliki sertifikasi,” ujar Iwan Saktiadi.

Sertifikasi juga menjadi alat pelindung bagi pengemudi angkutan umum untuk tidak selalu disalahkan saat terjadi kasus kecelakaan lalulintas. Sebab masih ada sejumlah faktor lain yang bisa jadi penyebab kecelakaan lalulintas.

Satlantas Polres Sukoharjo sudah melakukan persiapan untuk merealisasikan sertifikasi pengemudi angkutan umum. Salah satunya dengan sosialisasi kepada pemilik dan pengemudi angkutan umum di Sukoharjo.

Sosialisasi mendapat sambutan positif dan didukungan penuh dari pemilik dan pengemudi angkutan umum. Mereka berharap rencana sertifikasi bisa dilaksanakan secepatnya.

Data dari Satlantas Polres Sukoharjo diketahui ada sebanyak 13 orang pemilik Perusahaan otobus (PO). Satu PO memiliki sekitar 30 orang sampai 50 orang pengemudi atau sopir. Jadi total keseluruhan pengemudi di Sukoharjo ada sekitar 390 orang sampai 650 orang. Jumlah tersebut cukup banyak sehingga perlu dilakukan sejumlah tahapan baik sosialisasi maupun pelaksanaan sertifikasi nanti. (Mam)

BERITA REKOMENDASI