Penggerek Batang Serang 42 Hektar Tanaman Padi

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 42 hektar tanaman padi di enam kecamatan diserang hama penggerek batang. Serangan masih dalam kategori ringan dan bisa dikendalikan Dinas Pertanian (Dispertan) Sukoharjo bersama petani dengan melakukan penyemprotan pestisida.

Koordinator Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dispertan Sukoharjo Samidi, Rabu (09/11/2016) mengatakan, laporan terakhir yang masuk per 30 Oktober diketahui serangan penggerek batang terjadi pada tanaman padi dengan usia tanam 15 hari hingga 20 hari. Serangan terjadi pada setengah bulan yang lalu hingga sekarang.

Wilayah yang terserang hama penggerek batang yakni di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo Kota, Grogol, Baki, Gatak dan Kartasura. Serangan terjadi karena adanya hewan kaper ke wilayah tersebut dan hinggap ke tanaman padi petani untuk meletakan telur. Selanjutnya telur menetas dan menjadi ulat kemudian menyerang batang tanaman padi.

“Hama penggerek batang menyerang masih dalam skala ringan tidak sampai merusak dan menyebabkan gagal panen. Namun petani tetap kami minta waspada dengan melakukan penyemprotan dan perawatan,” ujar Samidi.

Kepala Dispertan Sukoharjo Netty Harjianti menambahkan, potensi serangan hama penggerek batang memang ada. Seperti terjadi pada tanaman padi seluas 42 hektar di enam kecamatan. Meski ada serangan namun petani diminta untuk tidak panik.

“Serangan penggerek batang masih dalam skala ringan dan memang sering terjadi pada awal musim tanam. Petani harus melakukan perawatan agar hasil panen bisa maksimal,” ujar Netty. (Mam)

BERITA REKOMENDASI