Penggunaan Alsintan Harus Bergantian

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) bantuan dari pemerintah tidak boleh dikuasai oleh perorangan melainkan digunakan bersama petani lainnya. Apabila ada temuan pelanggaran maka petani dipersilahkan melapor ke petugas dan segera ditindaklanjuti.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Minggu (18/03/2018) mengatakan, sudah banyak bantuan alsintan dari pemerintah pusat pada kelompok tani disejumlah wilayah di Sukoharjo. Bantuan mulai diberikan sejak tiga atau empat tahun lalu sampai sekarang secara bertahap.

"Pemerintah pusat sudah memberikan alsintan ke sejumlah kelompok tani di Sukoharjo. Penggunaanya harus bergantian oleh petani di kelompok tersebut. Sistem tersebut dilakukan demi asas pemerataa sehingga tidak boleh dimonopoli atau dikuasai sendiri secara perorangan," tegas Bupati.

Bupati meminta kelompok tani harus membuat jadwal agar masing masing anggota atau petani bisa menggunakan alsintan secara bergantian. Sistem tersebut dilakukan atas dasar pemerataan dan keadilan bagi petani.

"Alsintan bantuan dari pemerintah jangan dimonopoli atau dikuasai sendiri secara perseorangan. Tapi gunakan sesuai aturan secara bergantian di masing masing kelompok tani," ujar Wardoyo Wijaya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Netty Harjianti mengatakan, alsintan yang disediakan pemerintah pusat untuk petani Sukoharjo sangat banyak. Mulai dari untuk tanam sampai panen sudah tersedia dan tinggal dipakai.

"Penggunaan alsintan harus bergantian. Petani punya hak sama menggunakannya dan jangan dikuasai sendiri atau perseorangan," ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI