Pengisian BPD Dilakukan Dalam Waktu Dekat

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 261 desa di Boyolali akan dilakukan serentak dalam waktu dekat. Saat ini, prosesnya menunggu rekomendasi dari gubernur, menyusul selesainya Peraturan Daerah (Perda) tentang BPD.

"Diperkirakan minggu-minggu ini rekomendasi gubernur sudah keluar," kata Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (Dispermasdes), Waluyo Jati, Rabu (10/10/2018).

Setelah rekomendasi keluar, proses pengisian BPD yang berfungsi sebagai pengawas pemerintahan desa tersebut dilanjutkan dengan sosialisasi ke masyarakat. Sementara untuk mekanisme pemilihan anggota BPD ada dua cara.

Anggota BPD bisa dipilih langsung oleh masyarakat desa dan bisa juga melalui perwakilan, tergantung pada saat musyawarah desa. Di sisi lain, berdasar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 110 tahun 2016, sambungnya, ada beberapa perbedaan kriteria dalam formasi dan komposisi BPD yang baru nanti.

Diantaranya jumlah anggota BPD paling sedikit lima orang dan paling banyak sembilan orang. Sementara komposisi BPD yang sekarang jumlah anggotanya 13 orang. Komposisi BPD nanti juga harus ada keterwakilan perempuan.

Sedang penentuan jumlah anggota ditimbang dari dua indikator yang akan menjadi dasar penilaian, yakni jumlah penduduk dan kemampuan keuangan desa. Hitungannya, jika Anggaran Pendapatan dan Belanja desa (APBDes) kurang dari Rp 1,2 Miliar akan diberi nilai satu. jumlah penduduk desa yang kurang dari dua ribu jiwa juga akan diberi nilai satu.

Makin tinggi nilainya, maka jumlah anggota BPD akan semakin banyak. "Dan yang perlu diingat, harus ada keterwakilan perempuan," tegasnya lagi. (Gal)

BERITA REKOMENDASI