Pengoperasian Rel Ganda Terkendala Perlintasan Tak Berpintu

Editor: Ivan Aditya

KEBUMEN, KRJOGJA.com – Rel ganda atau double track kereta api di wilayah Kebumen direncanakan resmi beroperasi pada 1 Januari 2020 mendatang. Namun, 5 bulan menjelang pelaksanaannya sejumlah perlintasan kereta api di Kebumen masih ada yang belum berpintu dan banyak warga sekitarnya yang belum mendapatkan sosialisasi.

"Kondisi perlintasan kereta api tak berpintu memang sangat rawan bagi keselamatan warga masyarakat. Apalagi saat rel ganda nantinya sudah beroperasi. Karena itu, kami pun berpacu untuk merampungkan semua prasyarat yang dibutuhkan untuk pengoperasian rel ganda tersebut," ujar Kasi Bina Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kebumen, Sukirman SE di ruang kerjanya, Kamis (01/08/2019).

Salah satu persiapan yang dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian menurut Sukirman adalah program padat karya bagi warga masyarakat untuk bekerja sebagai penjaga perlintasan kereta api, mulai 1 September 2019 mendatang. "Proses persiapan program padat karya ini kini tengah dimatangkan oleh Dirjen Perkeretaapian," ujar Sukirman.

Menurut Sukirman di wilayah Kebumen terdapat 71 perlintasan kereta api, yaitu 60 perlintasan sebidang dan 11 perlintasan tak sebidang. Sampai 1 Agustus 2019, pada 60 perlintasan sebidang terdapat 18 perlintasan berpintu yang dikelola PT KAI, 11 perlintasan berpintu yang dikelola Dishub Kebumen, 5 perlintasan yang ditutup atau dimatikan karena rawan kecelakaan dan 26 perlintasan yang belum dijaga.

Adapun perlintasan tak sebidang terdapat di 11 lokasi, 4 lokasi diantaranya belum dijaga. "Masih banyaknya perlintasan yang belum berpintu dan belum dijaga tersebut harus segara dicarikan solusinya, Kementerian Perhubungan menyarankankan kepada kami agar menutup atau mematikan perlintasan kereta api yang lebarnya kurang dari 2 meter," ujar Sukirman.

Untuk membuat solusinya, kini Dishub Kebumen sedang meneliti lokasi perlintasan yang nantinya akan dimatikan. Juga, sosialisasi bagi warga di sekitar perlintasan tak berpintu. (Dwi)

BERITA REKOMENDASI