Pengrajin Kostum Topeng Ireng Mulai Bisa Bernafas

Editor: Agus Sigit

BOYOLALI, KRjogja.com – Melandainya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mulai reda. Pengrajin kostum Topeng Ireng mulai kebanjiran pesanan dari luar provinsi.

” Beberapa waktu yang lalu, semasa pandemi usaha saya mengalami kemunduran dalam pemasaran produk. Dua tahun ke belakang pesanan sangat menurun drastis, dan mungkin 75 persen iti berkurang karena pandemi.” kata Sukardi perajin kostum Topeng Ireng asal Dukuh Tarusari, Desa Tarubatang, Kecamatan Selo,pada Jumat (17/12/2021).

Namun, seiiring dengan melandainya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Boyolali, pihaknya mengaku kini mulai kebanjiran pesanan. Antara lain, pesanan satu set kostum topeng ireng untuk satu grup yang berasal dari Kalimantan serta beberapa kostum topeng ireng pesanan dari Kabupaten Jepara.

“Alhamdulillah, mulai Bulan Januari ini sudah ada yang mulai memesan,” ungkapnya.

Dengan harga kisaran Rp 600 ribu untuk bagian atasan kostum dan Rp 700 ribu untuk kostum bagian bawah, pihaknya dibantu lima hingga sepuluh orang dari anggota Sanggar Kridho Mudho. Dalam satu hari, bagian atas kostum sudah siap jadi dan siap dikemas. Sedangkan untuk bagian kostum yang bawah dan pernak pernik pelengkap, pihaknya mengaku membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Melalui hasil produksi kostum topeng ireng yang dikirim ke pesanan, nantinya akan digunakan untuk operasional kegiatan di Sanggar Kridho Mudho yang kini beranggotakan sekitar 40 orang ini.

“Hasil dari kegiatan (memproduksi kostum) ini juga untuk kegiatan di sanggar,” ujarnya.

Kostum topeng ireng buatannya tersebut menggunakan bahan baku manik manik dan bulu ayam yang diakui cukup mudah didapatkan dari Kabupaten Klaten. (M-2)

 

 

BERITA REKOMENDASI