Penjualan Hewan Kurban Meningkat

SUKOHARJO, KRJOGJA.com –  Pedagang dan peternak di Sukoharjo mengaku pada Idul Adha 2017 ada peningkatan penjualan hewan kurban lebih dari 100 persen dibanding tahun lalu. Hal itu melegakan karena berdampak meningkatnya penambahan untuk modal usaha. 

Peternak asal Dukuh Glondongan, Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto, Kuncoro Budi Santoso, Jumat (1/9) mengatakan, transaksi penjualan sapi kurban sudah terjadi sejak satu bulan sebelum Idul Adha atau awal Agustus lalu. Beberapa pembeli membeli sapi yang diternak Kuncoro baik melalui komunikasi telepon maupun datang secara langsung.

“Idul Adha tahun ini penjualan sapi ada peningkatan dibanding tahun lalu. Bisa dikatakan meningkat lebih dari 100 persen karena daya beli masyarakat tinggi,” ujar Kuncoro.

Faktor peningkatan penjualan juga disebabkan karena harga sapi sudah terjangkau masyarakat. Kalaupun ada kenaikan dianggap tidak terlalu signifikan.
“Harga satu ekor sapi stabil kalaupun meningkat sedikit. Sekarang pada kisaran Rp 20 juta ke bawah saja sudah dapat satu ekor sapi cukup besar dan itu yang banyak dibeli masyarakat. Di level berikutnya kisaran Rp 20 juta – Rp 25 juta juga banyak dibeli. Sedangkan Rp 25 juta – 50 juta sangat sedikit,” lanjutnya.

Pedagang hewan kurban keliling dadakan di Kartasura Suyatmo mengatakan, untuk Idul Adha tahun ini dirinya menyiapkan sebanyak 30 ekor kambing. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan tahun lalu hanya sekitar 20 ekor. Penambahan dilakukan karena seluruh dagangannya selalu habis setiap tahun. (Mam)

BERITA REKOMENDASI