Penularan Corona di Sukoharjo Naik 57 Klaster

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Jumlah klaster penularan virus corona meningkat dari sebelumnya 48 klaster menjadi 57 klaster. Salah satu penambahan terjadi setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo menemukan klaster keluarga guru di Kabupaten Karanganyar memiliki riwayat perjalanan ke Yogyakarta sebanyak enam orang warga di Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Minggu (1/11), mengatakan, ada tambahan sebanyak sembilan klaster baru. Data pada pertengahan Oktober baru ada 48 klaster namun hingga akhir Oktober naik menjadi 57 klaster penularan virus corona di Sukoharjo.

Sebanyak sembilan klaster tambahan penularan virus corona tersebut, delapan diantaranya merupakan klaster keluarga. Sedangkan satu klaster lagi merupakan temuan penularan virus corona terhadap karyawan di percetakan kota Solo sebanyak tiga orang warga Sukoharjo.

Temuan tambahan delapan klaster keluarga membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo meminta pada masyarakat untuk selalu waspada. Sebab penularan virus corona semakin menjadi dilingkungan keluarga.

“Penularan pada klaster keluarga terjadi karena kontak erat dimana ada satu anggota keluarga tertular kemudian menularai anggota keluarga lainnya,” ujarnya.

Yunia menjelaskan, penularan di klaster keluarga terjadi karena kemungkinan faktor bekerja atau perjalanan dari luar daerah. Seperti temuan klaster keluarga guru di Kabupaten Karanganyar memiliki riwayat perjalanan ke Yogyakarta sebanyak enam orang warga di Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo terus memantau kondisi kasus positif virus corona termasuk kontak erat keluarga. Sebab kondisi sekarang banyak ditemukan kasus klaster keluarga. (Mam)

BERITA REKOMENDASI