Penyebab Keracunan Massal Tunggu Hasil Lab

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo melakukan pemeriksaan di laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal warga Desa Tambakboyo RT 1 RW 1 Kecamatan Tawangsari. Hasil laboratorium baru akan diketahui setelah beberapa hari pemeriksaan dan akan disampaikan ke petugas terkait. 

BACA JUGA :

Makan Opor Ayam, Warga Tambakboyo Keracunan Massal

Keracunan Massal di Karanganyar, ‘Oglangan’ Berujung Petaka

Plt Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (21/08/2019) masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal di Desa Tambakboyo RT 1 RW 1 Kecamatan Tawangsari. Sampel makanan tersebut berupa nasi opor ayam seperti yang disampaikan warga menjadi penyebab dugaan keracunan. Hasil pemeriksaan hingga sekarang masih belum diketahui.

"Kedua data akan dicocokan oleh petugas untuk mencari sumber penyebab keracunan massal. Penyebab dugaan keracunan massal masih kami cari menunggu hasil laboratorium belum keluar," ujarnya.

Kondisi para korban dugaan keracunan massal sekarang sudah membaik dan diperbolekan pulang ke rumah. Sebelumnya hingga, Selasa (20/8) tercatat ada 11 warga masih menjalani rawat inap disejumlah rumah sakit. Para warga diminta oleh petugas beristirahat di rumah untuk mempercepat proses pemulihan kondisi kesehatan.

"Sudah tidak ada warga yang dirawat di rumah sakit. Juga tidak ada tambahan warga yang jadi korban keracunan massal. Semua sudah tertangani dan warga pulang ke rumah masing masing," lanjutnya.

Salah satu warga Desa Tambakboyo RT 1 RW 1 Kecamatan Tawangsari Warsiyem (51) mengatakan, warga di lingkungannya pada Jumat (16/8) malam melakukan tirakatan dalam rangka memperingati HUT Ke-74 RI. Pada pelaksanaan acara para warga mendapatkan suguhan makan dan minum salah satu menunya berupa opor ayam. Saat kegiatan digelar tidak ada masalah ditemukan dan berjalan lancar. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI