Perangkat Desa Positif Corona, Balai Desa Tiyaran Ditutup!

Selama penutupan balai desa akan dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan. Langkah tersebut dilakukan sebagai pencegahan penyebaran virus Corona.

“Sementara ditutup dan tidak ada kegiatan karena semua perangkat harus isolasi mandiri. Balai desa juga akan disemprot disinfektan,” lanjutnya.

Pelayanan masyarakat akan dilayani Pemerintah Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu secara online. Hal ini sebagai solusi untuk menghindari tatap muka di balai desa demi mencegah penyebaran virus Corona.

Sebelumnya, jumlah balai desa di wilayah Kecamatan Polokarto yang ditutup sementara karena ada temuan kasus positif virus Corona bertambah dari sebelumnya satu maka sekarang menjadi empat. Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona setelah perangkat desa dan kepala desa di empat desa tersebut terkonfirmasi positif virus Corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Polokarto Heri Mulyadi, Kamis (17/6) mengatakan, awal kasus penyebaran virus Corona terjadi di Balai Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto setelah sekretaris desa (sekdes) dan kepala desa (kades) setempat terkonfirmasi positif virus Corona. Atas temuan tersebut kemudian Pemerintah Kecamatan Polokarto bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo mengambil kebijakan menutup sementara Balai Desa Karangwuni, Kecamatan Polokarto.

BERITA REKOMENDASI