Perangkat Desa Positif Corona, Tiga Balai Desa di Mojolaban Ditutup

Penutupan sementara balai desa cukup menghambat pelayanan pada masyarakat. Sebab pelayanan yang sebelumnya dapat diterima masyarakat di balai desa, maka untuk sementara waktu ditutup dan dialihkan ke kantor kecamatan. Masyarakat diharapkan bisa memahami kondisi karena masih pandemi virus Corona.

“Harapannya hasil tes swab perangkat desa segera negatif dan pelacakan kontak erat selesai. Dengan demikian maka pelayanan masyarakat bisa normal kembali di balai desa,” lanjutnya.

Pemerintah Kecamatan Mojolaban sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona telah melakukan pembatasan kegiatan. Salah satunya kerumunan massa dilarang karena rawan menjadi penyebab penyebaran virus corona. “Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih berlaku. Jangan sampai dilanggar dan terjadi peningkatan kasus positif virus Corona,” lanjutnya.

Sebelumnya, Camat Mojolaban Iwan Setiyono, Selasa (29/6) mengatakan, satu perangkat desa terkonfirmasi positif virus Corona yang meninggal dunia di rumah sakit Kota Solo benar berasal dari salah satu desa di wilayah Kecamatan Mojolaban. Perangkat desa tersebut terkonfirmasi positif virus Corona pada Kamis (24/6/2021). Kemudian pada Jumat (25/6/2021) dibawa ke rumah sakit di Kota Solo untuk menjalani perawatan sesuai penanganan kasus virus Corona.

Saat dalam perawatan tersebut kondisi kesehatan perangkat desa tersebut terus memburuk karena memiliki riwayat penyakit penyerta. Pasien kemudian meninggal dunia pada Senin (28/6/2021). Pemakaman telah dilakukan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan penanganan kasus virus Corona.

BERITA REKOMENDASI