Perayaan Tahun Baru Dipusatkan di Alun-alun Satya Negara

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Satu ruas jalan di Sukoharjo yakni Jalan Veteran, Sukoharjo Kota kemungkinan besar dilakukan penutupan sementara pada 31 Desember karena dekat dengan Alun Alun Satya Negara untuk kegiatan perayaan tahun baru 2019. Sedangkan jalan lainnya diberlakukan aturan situasional artinya bisa diterapkan sistem buka tutup menyesuaikan  dengan kebutuhan.

Dinas Perhubungan Sukoharjo Djoko Indriyanto, Kamis (27/12/2018) mengatakan, sudah mendapatkan informasi tentang sejumlah kegiatan perayaan tahun baru di Sukoharjo. Kegiatan dipusatkan didua tempat yakni di Alun Alun Satya Negara Jalan Veteran dan di Jalan Ir Soekarno, kawasan Solo Baru, Kecamatan Grogol. Selama kegiatan dimungkinkan terjadi gangguan arus lalu lintas karena terjadi penumpukan kendaraan. Karena itu perlu dilakukan pengaturan ekstra oleh petugas dari tim gabungan terkait.

Dari dua tempat yang akan dijadikan kegiatan perayaan tahun baru ada perlakuan berbeda. Seperti di Alun Alun Satya Negara nanti dalam penggunaanya ada kemungkinan besar Dishub Sukoharjo akan melakukan penutupan sementara di Jalan Veteran pada 31 Desember. Hal itu dimaksudkan karena kondisi jalan yang sempit dan lokasinya menjadi pusat kerumunan massa. Apabila tidak dilakukan penutupan jalam maka dikhawatirkan terjadi kemacetan panjang kendaraan.

Selama penutupan Jalan Veteran, Sukoharjo Kota maka arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke jalur lainnya. Penutupan Jalan Veteran, Sukoharjo Kota dilakukan menyesuaikan dengan kebutuhan. Namun perkiraan awal akan dilakukan mulai pukul 18.00 – 02.00 WIB.

Kondisi berbeda terjadi di Jalan Ir Soekarno, Solo Baru, Kecamatan Grogol dimana Dishub Sukoharjo tidak akan melakukan penutupan jalan. Sebab disana sudah disediakan tempat oleh penyelenggara perayaan tahun baru di dalam bangunan baik hotel dan mall. Kalaupun ditempatkan di luar namun masih mampu menampung pengunjung tanpa harus mengganggu arus lalu lintas kendaraan.

"Untuk perayaan tahun baru ada dua tempat di Alun Alun Satya Negara dan Jalan Veteran akan ditutup sementara dan di Kawasan Solo Baru, Grogol tapi disana jalan tidak ditutup," ujarnya.

Khusus untuk Jalan Ir Soekarno, Solo Baru, Grogol sengaja tidak ditutup karena tingginya tingkat kepadatan kendaraan yang melintas. Apabila dilakukan penutupan maka dikhawatirkan terjadi penumpukan yang berdampak pada kemacetan panjang kendaraan.

Dishub Sukoharjo sendiri dalam menghadapi perayaan tahun baru sudah memetakan sejumlah titik dibeberapa wilayah rawan kemacetan arus lalu lintas kendaraan. Tidak hanya di proliman Sukoharjo Kota dan kawasan Solo Baru, Grogol saja namun juga dibeberapa wilayah lain seperti di Kecamatan Baki dan Kartasura.

Seperti di wilayah Kecamatan Baki tepatnya dipertigaan Kadilangu dimana disana sering terjadi kemacetan panjang kendaraan. Dishub Sukoharjo sudah membangun pos pantau dan menempatkan petugas jaga untuk membantu pengaturan lalu lintas. Hal serupa terjadi di bundaran patung pejuang Kartasura.

Khusus di bundaran Kartasura menjadi titik paling padat karena dilintasi berbagai kendaraan dari beberapa daerah. Seperti dari Yogyakarta, Semarang dan Jakarta. Titik tersebut sering menjadi perhatian serius petugas saat momen tertentu seperti mudik lebaran, natal dan tahun baru.

"Jalur di Kartasura juga rawan karena ada pintu keluar masuk tol ngasem. Jadi perlu pengaturan khusus agar arus lalu lintas disana tidak mengalami kemacetan panjang," lanjutnya.

Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Zamroni menambahkan, pusat keramaian untuk perayaan tahun baru masih sama dengan sebelumnya yakni di Alun Alun Satya Negara dan kawasan Solo Baru, Grogol. Ditempat tersebut diberlakukan pengaturan ekstra karena ada kosentrasi kerumunan massa. Selain itu wilayah lain yang juga mendapat pengaturan ekstra yakni di Kartasura.

"Silahkan masyarakat kalau mau merayakan malam pergantian tahun baru tapi tetap wajib menaati aturan. Termasuk tertib berlalulintas dengan membawa surat kendaraan, memakai helm dan lainnya. Bila melanggar tetap ada penindakan dari petugas," ujarnya.

Petugas Satlantas Polres Sukoharjo dalam pengawasannya tidak sekedar pada kelengkapan surat kendaraan saja namun juga lainnya. "Tidak boleh konvoi dan memakai knalpot tidak sesuai standar yang menimbulkan suara keras atau berisik sampai mengganggu kenyamanan masyarakat," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI