Perbaikan Jalur SSB Dikebut, Pembangunan Jembatan Juweh Awal Tahun

BOYOLALI, KRJOGJA.com -Proses pengerjaaan jalur wisata Solo – Selo – Borobudur (SSB) ruas Desa Selo hingga Jrakah, Kecamatan Selo, sepanjang tujuh kilometer terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian pada Oktober mendatang.  Sementara untuk pembangunan Jembatan Juweh di jalur SSB, tepatnya di Desa Cepogo yang ambrol beberapa ‎waktu lalu, saat ini masih dalam pembahasan desain.

Pengawas jalur SSB Dinas Bina marga Jawa, Sumarwan, Senin (4/9) menjelaskan, setelah sempat dihentikan untuk kepentingan lebaran, proyek perbaikan ‎jalur utama penghubung Boyolali – Magelang tersebut saat ini sudah kembali berjalan. Dalam perbaikan yang dibagi dalam dua paket pengerjaan, yakni sepanjang empat kilometer di Desa Selo dan tiga kilometer di Desa Jrakah senilai Rp42 miliar tersebut, pengerjaan masing-masing paket sudah mencapai 50 persen. "Pasca dikerjakan kembali usai lebaran lalu, pengerjaan sampai sekarangg berjalan lancar," ujarnya. 

Menilik proses pengerjaan dan kondisi cuaca saat ini, Sumarwan optimis proses perbaikan bisa selesai sesuai target,‎ yakni Oktober mendatang. Selain betonisasi ruas jalan, perbaikan jalur tersebut meliputi pengerjaan gorong-gorong dan saluran drainase serta penguatan dan pembuatan tembok penahan tebing di sepanjang jalur. (Gal)

BERITA REKOMENDASI